Persib Akhiri Kerja Sama dengan Djadjang Nurdjaman sebagai Direktur Teknik
Djadjang Nurdjaman./visi.news/Persib.co.id.
VISI.NEWS - Persib Bandung secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Djadjang Nurdjaman sebagai Direktur Teknik setelah masa kontraknya berakhir menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027. Manajemen menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Kang Djanur selama mengemban jabatan tersebut.
Selama menjalankan amanah tersebut, sosok yang akrab disapa Kang Djanur memberikan kontribusi penting dalam mendukung pengembangan klub, khususnya melalui penguatan fondasi pembinaan pemain muda dan pengembangan sistem youth development. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Persib membangun klub yang semakin profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga bagi masa depan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen yang telah diberikan Kang Djanur selama mengemban peran sebagai Direktur Teknik.
"Dalam setahun terakhir, PERSIB sangat terbantu dengan kehadiran Kang Djanur sebagai Direktur Teknik. Di tengah komitmen kami untuk terus meningkatkan standar klub di berbagai aspek, termasuk pengembangan pemain sejak usia dini, pengalaman dan pemahaman beliau terhadap identitas PERSIB memberikan kontribusi yang sangat berarti. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan," ujar Adhitia dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).
Bagi Persib, kiprah Kang Djanur sebagai Direktur Teknik merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang pengabdiannya kepada klub. Peran tersebut menjadi bentuk kontribusi baru setelah sebelumnya mengukir berbagai prestasi sebagai pemain, pelatih, maupun bagian dari keluarga besar PERSIB selama puluhan tahun.
Nama Djadjang Nurdjaman telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Persib lintas generasi. Sebagai pemain, ia turut mengantarkan Maung Bandung menjuarai Kompetisi Perserikatan 1986 dan 1989/1990. Ketika berkiprah sebagai asisten pelatih mendampingi Indra M. Tohir, ia kembali merasakan manisnya gelar juara Kompetisi Perserikatan 1993/94 dan Liga Indonesia 1994/95.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!