Perjuangkan Aspirasi Rakyat Bengkulu, Erna Desak Pemerintah Benahi Pelabuhan Pulau Bai
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Nasdem Erna Sari Dewi./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Erna Sari Dewi, mendesak pemerintah menjadikan Pelabuhan Pulau Bai, Bengkulu, sebagai prioritas pembangunan nasional.
Menurutnya, Bengkulu selama ini menghadapi ketidakadilan dalam pemerataan pembangunan, meski daerah tersebut turut menyumbang penerimaan negara melalui aktivitas kepelabuhanan.
Pernyataan itu disampaikan Erna dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Erna menilai daerah-daerah penghasil Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor kepelabuhanan, terutama di Sumatera dan Kalimantan, belum memperoleh alokasi pembangunan yang sebanding dengan kontribusinya.
“Pelabuhan-pelabuhan di daerah menjadi mesin penghasil uang negara melalui aktivitas batu bara, migas, hingga ekspor komoditas. Namun, hasil yang diperoleh negara tidak kembali secara proporsional ke daerah,” ujarnya.
Menurut Erna, kondisi tersebut berdampak pada lambatnya penanganan persoalan infrastruktur pelabuhan, mulai dari pengerukan alur pelayaran, rehabilitasi fasilitas, hingga peningkatan aspek keselamatan pelayaran.
Secara khusus, Erna menyoroti kondisi Pelabuhan Pulau Bai yang menjadi pintu utama distribusi logistik di Bengkulu. Ia mengatakan pelabuhan tersebut memiliki peran strategis karena provinsi itu belum memiliki jaringan jalan tol yang memadai, sementara kapasitas transportasi udara juga terbatas.
Ia mengungkapkan, pengerukan alur pelayaran di Pulau Bai yang saat ini dilakukan merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2025.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!