Perintah untuk Bekerja Keras dalam Islam
قَالَ مُجَاهِدٌ: هَذَا وَعِيدٌ يَعْنِي مِنَ اللَّهِ تَعَالَى لِلْمُخَالِفِينَ أَوَامِرَهُ بِأَنَّ أَعْمَالَهُمْ ستعرض عليه تبارك وتعالى وعلى الرسول صلى الله عليه وسلم وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ. وَهَذَا كَائِنٌ لَا مَحَالَةَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: “Menurut Mujahid, ayat ini merupakan ancaman dari Allah SWT bagi mereka yang melanggar perintah-Nya. Allah SWT akan memperlihatkan amal perbuatan mereka di hadapan-Nya, di hadapan Rasulullah SAW, dan di hadapan orang-orang mukmin. Hal ini pasti akan terjadi pada Hari Kiamat.” (Ibnu Katsir, al-Qur'an al-Azhim, , Jilid IV, halaman 183).
Lebih jauh lagi, kata Ibnu Katsir, hari kiamat digambarkan sebagai hari ketika semua rahasia akan terbongkar.
Segala yang tersimpan dalam hati manusia akan diungkapkan. Hukuman dan balasan akan diberikan sesuai dengan amal perbuatan masing-masing. Imam Ahmad berpendapat bahwa terkadang Allah SWT menampilkan amal perbuatan manusia di dunia ini.
Beliau meriwayatkan sebuah hadis dari Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa amal seseorang, walaupun dilakukan di tempat tersembunyi seperti dalam batu besar, akan Allah SWT keluarkan kepada semua orang.
Ada riwayat lain yang menyebutkan bahwa amal orang yang masih hidup bisa ditampilkan kepada sanak saudara dan kerabat mereka yang telah meninggal di alam barzakh. Hal ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud At-Tayalisi dari Jabir bin Abdullah.
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ أَعْمَالَكُمْ تُعْرَضُ عَلَى أَقَارِبِكُمْ وَعَشَائِرِكُمْ مِنَ الْأَمْوَاتِ فَإِنْ كَانَ خَيْرًا اسْتَبْشَرُوا بِهِ وَإِنْ كَانَ غَيْرَ ذَلِكَ قَالُوا اللَّهُمَّ لَا تُمِتْهُمْ حَتَّى تَهْدِيَهُمْ كَمَا هَدَيْتَنَا
Artinya: “Nabi Muhammad SAW bersabda: Sesungguhnya amal-amal kalian akan diperlihatkan kepada kerabat dan sanak saudara kalian yang telah meninggal. Jika amal itu baik, mereka akan bersukacita karenanya. Dan jika amal itu buruk, mereka akan berkata: 'Ya Allah, jangan Engkau wafatkan mereka sampai Engkau berikan hidayah kepada mereka seperti Engkau memberikan hidayah kepada kami," (Ibnu Katsir, al-Qur'an al-Azhim..., halaman 184).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!