IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Perintah untuk Bekerja Keras dalam Islam 

ED
Senin, 6 Mei 2024 | 11:28 WIB
Bagikan
Perintah untuk Bekerja Keras dalam Islam 

Artinya: “Adapun penilaiannya di dunia, maka Allah, Rasul, dan umat Islam yang melihatnya. Jika perbuatannya adalah ketaatan, maka dia akan mendapatkan pujian yang besar di dunia dan pahala yang besar di akhirat. Dan jika perbuatannya adalah maksiat, maka dia akan mendapatkan celaan yang besar di dunia dan siksaan yang berat di akhirat. Dan ini adalah dorongan yang besar bagi orang-orang yang taat dan ancaman yang besar bagi orang-orang yang berdosa.” (Syekh Nawawi Al-Bantani, Tafsir Marah Labib, , Jilid I, halaman 467).

Tafsir Al-Misbah Quraish Shihab

Sementara itu, Profesor Quraish Shihab dalam kitab Tafsir Al-Misbah mengatakan, jika ayat sebelumnya berbicara tentang Allah yang menerima taubat. Ayat 105 di surah at-Taubah ini melanjutkan dengan perintah untuk beramal saleh.

Meskipun taubat telah diterima, manusia telah kehilangan waktu yang bisa diisi dengan kebajikan. Oleh karena itu, penting untuk giat beramal agar kerugian tersebut tidak terlalu besar. (Profesor Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, Jilid V, halaman 712). Lebih lanjut, ayat ini bertujuan untuk mendorong manusia agar mawas diri dan mengawasi amalnya.

Setiap amal, baik atau buruk, memiliki hakikat yang tidak dapat disembunyikan. Allah, Rasul, dan kaum mukmin adalah saksi yang mengetahui dan melihat hakikatnya. Di hari kemudian, Allah akan membuka tabir yang menutupi mata mereka sehingga mereka pun akan mengetahui dan melihat hakikat amalnya.

Tafsir Ibnu Katsir Dalam tafsir Al-Qur'an al-Azhim, Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini memerintahkan manusia untuk bekerja. Allah SWT, Rasul, dan orang-orang beriman akan melihat semua amal perbuatan yang dilakukan. Nantinya, manusia akan dikembalikan kepada Allah SWT, Yang Maha Mengetahui hal gaib dan nyata. Semua yang dikerjakan akan dilaporkan kepada-Nya. Menurut Mujahid, ayat ini adalah peringatan dari Allah SWT kepada orang-orang yang durhaka.

Segala amal mereka, baik maupun buruk, akan ditampilkan di hadapan Allah SWT, Rasul, dan orang-orang beriman. Hal ini diyakini pasti terjadi pada hari kiamat, sebagaimana firman Allah SWT di ayat lain yang menjelaskan tidak ada satupun hal yang tersembunyi dari-Nya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.