Penguatan Dampak Sosial melalui Kolaborasi Komunitas dan AI

ED
Selasa, 18 November 2025 | 19:10 WIB
Bagikan
Penguatan Dampak Sosial melalui Kolaborasi Komunitas dan AI

Salah satu sorotan penting pelatihan ini adalah kehadiran Faith Chen, News Partnerships, Google APAC, yang menekankan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab. Masyarakat sipil, katanya, memiliki peran besar dalam memastikan teknologi ini tidak memperparah polarisasi, melainkan memperluas ruang aman digital. Dalam pemaparannya, Chen menjelaskan bagaimana teknologi AI membuka peluang baru bagi organisasi masyarakat sipil untuk memperluas jangkauan kerja mereka, terutama bagi komunitas dengan sumber daya terbatas.

AI seharusnya dilihat bukan sebagai sistem rumit yang menghambat, melainkan sebagai rekan kerja yang dapat meringankan beban operasional, menganalisis data secara cepat, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti. Chen menjelaskan bahwa Google memiliki tools PinPoint dan SynthID (Google DeepMind) yang memberikan manfaat signifikan bagi integritas informasi dan mempermudah kerja organisasi.

Dari internal program, Puji F. Susanti, Project Leader Mafindo NextGen AI, sekaligus anggota presidium Mafindo, menegaskan bahwa literasi AI perlu dipandang sebagai kompetensi baru bagi seluruh pegiat masyarakat sipil—baik mereka yang bergerak di isu perempuan, keberagaman, digital, pendidikan, lingkungan, UMKM, kesehatan, hingga advokasi hukum. Menurutnya, organisasi kini berada pada fase di mana produktivitas tidak hanya diukur dari seberapa keras seseorang bekerja, tetapi seberapa cerdas ia memanfaatkan teknologi.

Selama sesi pelatihan, peserta diperkenalkan pada bagaimana AI dapat menjadi asisten kerja yang bukan hanya membantu tugas-tugas administratif, tetapi juga mampu memberi perspektif baru melalui simulasi, analisis data, dan rekomendasi strategis. Materi hari pertama memaparkan dasar-dasar literasi AI, etika, dan tanggung jawab digital, serta cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas organisasi. Hari kedua membawa peserta lebih jauh pada kontribusi AI dalam dunia advokasi, mitigasi risiko deepfake, hingga percepatan pembuatan alat bantu berbasis teknologi yang relevan bagi kebutuhan komunitas.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.