Pengemudi Ambulans di Solo Dilatih Jadi Pengemudi Cerdas, Ini Tujuannya

ED
Minggu, 27 Februari 2022 | 05:39 WIB
Bagikan
Pengemudi Ambulans di Solo Dilatih Jadi Pengemudi Cerdas, Ini Tujuannya

VISI.NEWS | SOLO - Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta atau PMI Solo untuk pertama kalinya menggelar pelatihan mengemudi cerdas bagi awak ambulans gawat darurat di Kota Solo. Sebanyak 40 orang pengemudi ambulans, selain dari Kota Solo juga peserta dari daerah lain di Soloraya, mengikuti pelatihan selama sehari, di Markas PMI Kota Solo, kawasan Jebres, Sabtu (26/02/2022).

Kepala Markas PMI Kota Solo, Budi Purwanto, di depan peserta pelatihan menjelaskan, kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kecerdasan dan keterampilan para pengemudi ambulans sangat penting.

"PMI mengadakan pelatihan khusus pengemudi ambulans, karena permintaan masyarakat terhadap layanan ambulans dan mobil jenazah di Kota Solo cukup tinggi. Jadi, pelatihan pengemudi cerdas ini untuk meningkatkan kompetensi awak ambulans," katanya.

Budi Purwanto, menegaskan, pengemudi ambulans yang cerdas tahu bagaimana cara mengemudi yang baik dan benar. Selain itu, sikap pengemudi ambulans dalam melayani dan membawa pasien dalam keadaan emergency juga harus baik dan benar.

Ke-40 peserta pelatihan khusus tersebut, disamping pengemudi juga penyedia ambulans di Kota Solo. Sedangkan materi pelatihan kecuali teknik dan tatacara mengemudi yang baik dan benar, peserta juga diberikan pelatihan kompetensi evakuasi pasien serta pertolongan pertama gawat darurat.

"Ini merupakan pertama kali. Harapan kami, kegiatan pelatihan ini menjadi wahana untuk silaturahmi, sekaligus bersinergi antar-organisasi, kelompok maupun rumah sakit. Sehingga, pelayanan ambulans di Kota Solo dalam kondisi baik," jelasnya.

Salah seorang peserta pelatihan, Mughny, menyatakan, pelatihan ini sangat besar manfaatnya bagi pengemudi ambulans. Materi pelatihan, dia sebut, bisa meningkatkan kinerja dan kompetensi personel ambulans.

"Pada kenyaannya, banyak pengemudi ambulans yang belum memahami protokol, regulasi dan teknik evakuasi, serta dalam memberi pertolongan yang baik. Dalam pelatihan ini, kami para pengemudi ambulans menjadi tahu, ilmu kami bertambah dan juga meningkatkan komunikasi antar-pengemudi, antar instansi maupun penyedia layanan ambulans," ujarnya.

Mughny menambahkan, pelatihan dengan instruktur dari Satlantas dan PMI semacam ini dapat diadakan lagi, agar kejadian tidak terduga yang melibatkan ambulans bisa diminimalkan dan tidak terjadi kesalahan saat memberikan pertolongan atau evakuasi.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.