Penculikan Maduro Jadi Preseden Berbahaya, Trump Tantang Hukum Internasional
“Akan ada waktu dan tempat untuk membahas semua ini,” ujar Hellerstein.
“Saat ini, saya hanya ingin tahu satu hal: Apakah Anda Nicolás Maduro Moros?”
Maduro menjawab, “Saya Nicolás Maduro Moros,” sebelum hakim menjelaskan hak-haknya sebagai terdakwa di pengadilan Amerika Serikat.
Dalam dakwaan setebal 25 halaman yang dibuka pada Sabtu, 4 Januari 2026, jaksa federal AS menuduh Maduro dan Flores terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba internasional selama lebih dari dua dekade. Keduanya didakwa bekerja sama dengan kartel narkoba untuk mengirim ribuan ton kokain ke Amerika Serikat sejak 1999 hingga 2025, serta dituduh terlibat dalam terorisme narkotika dan kepemilikan senjata ilegal.
“Maduro dan istrinya memerintahkan penculikan, pemukulan, dan pembunuhan terhadap orang-orang yang mengganggu operasi perdagangan narkoba mereka,” bunyi dakwaan tersebut.
Jika seluruh dakwaan terbukti, Maduro berpotensi menghadapi hukuman maksimal berupa hukuman mati. Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak berdasar.
“Saya tidak bersalah. Saya tidak bersalah. Saya adalah pria yang baik, presiden negara saya,” kata Maduro kepada wartawan usai persidangan singkat itu.
Kuasa hukum Maduro, Barry Pollack, yang dikenal sebagai pengacara pembebasan pendiri WikiLeaks Julian Assange pada 2024, mengisyaratkan bahwa tim pembela akan menggugat legalitas tindakan Amerika Serikat sejak awal penangkapan kliennya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!