Penculikan Maduro Jadi Preseden Berbahaya, Trump Tantang Hukum Internasional

ED
Jumat, 9 Januari 2026 | 11:04 WIB
Bagikan
Penculikan Maduro Jadi Preseden Berbahaya, Trump Tantang Hukum Internasional

VISI.NEWS | BANDUNG — Ketegangan diplomatik global meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengabaikan hukum internasional menyusul penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan khusus AS. Pernyataan kontroversial itu disampaikan Trump pada Jumat, 9 Januari 2026, hanya beberapa hari setelah operasi militer singkat yang dilakukan Delta Force di Caracas, Venezuela.

Dalam wawancara dengan The New York Times yang dipublikasikan pada 9 Januari 2026, Trump menegaskan bahwa dirinya tidak merasa terikat oleh norma hukum internasional dalam mengambil keputusan strategis. Menurut Trump, satu-satunya batasan atas tindakannya hanyalah penilaian moral pribadinya.

“Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Hanya itu yang bisa menghentikan saya,” kata Trump.

“Saya tidak butuh hukum internasional. Saya tidak berniat menyakiti orang lain,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah operasi militer Amerika Serikat pada Sabtu pekan lalu di Caracas yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Operasi itu digambarkan berlangsung cepat dan senyap, namun langsung menuai sorotan internasional karena dilakukan di wilayah kedaulatan negara lain tanpa persetujuan resmi.

Maduro pertama kali muncul di hadapan publik pada Senin, 6 Januari 2026, ketika ia dibawa ke Pengadilan Federal Manhattan, New York. Dengan tangan diborgol dan mengenakan pakaian tahanan biru-oranye, presiden Venezuela berusia 63 tahun itu langsung menyampaikan protes keras di ruang sidang.

“Saya presiden Republik Venezuela. Saya di sini diculik. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela,” ujar Maduro dalam bahasa Spanyol sebelum diterjemahkan, sesaat sebelum hakim menghentikan pernyataannya.

Hakim federal Alvin Hellerstein kemudian menegaskan bahwa sidang tersebut bukan forum untuk memperdebatkan cara penangkapan Maduro.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.