Penanaman Padi, Kang DS: Revitalisasi Lahan Tidak Produktif Menjadi Produktif
Kang DS berharap apa yang dilakukan hari ini (penanaman padi) sangat bermanfaat untuk semua pihak, terutama para petani.
"Tanaman pertanian padi ini berharap produksinya cepat. Bisa menghasilkan produksi dengan baik, sehingga para petani sejahtera dan makmur," harapnya.
Sementara itu, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra mengatakan bahwa program ini merupakan program unggulan dari KASAD, di antaranya ketahanan pangan, stunting dan program lainnya.
"Di mana kegiatan ini untuk membantu program Pemerintah Daerah se-Kabupaten Bandung, khususnya Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk melaksanakan produksi ketahanan pangan meningkat," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa ketahanan pangan sangat krusial. Maka sektor-sektor lahan pertanian yang kurang produktif dikerjasamakan seluruhnya.
"Kita kerjakan dengan baik untuk meningkatkan produksi. Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan para petani," katanya.
Dandim 0624/Kabupaten Bandung pun berharap kepada Babinsa bahwa kegiatan tersebut untuk dilaksanakan terus-menerus.
"Di Kabupaten Bandung ada 31 kecamatan, jadi bukan hanya di sini (Kecamatan Pameungpeuk) saja kita kerjakan sebetulnya. Kegiatan ini nanti akan berkelanjutan. Di sini (Kecamatan Pameungpeuk) ada lahan sekitar 15 hektare, dan di Kecamatan Rancaekek sudah ada lahan sekitar 5 hektare. Termasuk di Kecamatan Arjasari ada sekitar 200 hektare dan di Kecamatan Cicalengka ada sekitar 20 hektare sampai 50 hektare. Ini akan kita kerjakan bersama-sama," pungkasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!