Pemkot Bandung Sikat Parkir Liar
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mulai mengencangkan perang terhadap parkir liar. Lewat operasi gabungan bersama aparat TNI dan Polri, Dinas Perhubungan Kota Bandung turun langsung menindak kendaraan yang parkir sembarangan di pusat kota hingga kawasan wisata, Sabtu (25/4/2026). Operasi ini menjadi sinyal keras: trotoar bukan lagi tempat parkir dadakan.
Delapan titik rawan disasar dalam penertiban ini, meliputi Jalan Asia Afrika, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Panjunan, Jalan Terusan Pasir Koja, Jalan Pasirkaliki, Jalan Wastukancana, Jalan R.E. Martadinata, hingga Jalan Lombok. Titik-titik ini dikenal sebagai kawasan padat kendaraan, pusat belanja, dan magnet wisata yang kerap dipenuhi parkir liar, terutama saat akhir pekan.
Hasilnya, operasi langsung menjaring pelanggar. Kepala Seksi Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh, menyebut sekitar delapan sepeda motor ditindak. Sementara untuk kendaraan roda empat, 10 kendaraan dikenai tilang manual dan 13 lainnya ditindak melalui sistem tilang elektronik atau ETLE.
Penindakan ini bukan sekadar razia rutin, melainkan bagian dari upaya mengubah budaya parkir sembarangan yang selama ini dinilai merampas hak pejalan kaki dan memperparah kemacetan kota. Trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman pedestrian kerap berubah fungsi menjadi lahan parkir liar, terutama di kawasan wisata yang padat pengunjung.
Menurut Ulloh, operasi sengaja digelar saat Sabtu dan Minggu karena lonjakan kendaraan wisatawan biasanya terjadi pada akhir pekan. Banyak pengendara dari luar kota, kata dia, belum memahami aturan parkir di Bandung yang melarang kendaraan berhenti di atas trotoar maupun titik larangan parkir.
“Penertiban ini sekaligus edukasi. Kami ingin pengunjung tahu, di Kota Bandung parkir di atas trotoar tidak diperbolehkan,” ujarnya.
Tak hanya menilang, tim gabungan juga melakukan penderekan terhadap kendaraan yang melanggar. Langkah ini dipilih agar penegakan aturan memberi efek jera, sekaligus mengembalikan fungsi jalan dan trotoar yang selama ini kerap terganggu oleh parkir liar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!