Pemkot Bandung Siap Tindak Hukum Pengelola Pasar Induk Caringin Terkait Pengelolaan Sampah
Pelaksanaan kerja sama sudah berlangsung sangat lama yaitu sejak awal operasional Pasar Induk Caringin dengan PD. Kebersihan Kota Bandung dan saat ini berlanjut dengan UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Bandung.
Situasi semakin rumit pasca kebakaran TPA Sarimukti pada Agustus 2023, yang menyebabkan pembatasan pengangkutan sampah di Kota Bandung, termasuk dari Pasar Induk Caringin, dari sembilan ritasi per hari menjadi tiga ritasi. Untuk mengurangi tumpukan sampah, UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Bandung melakukan pengosongan pada Januari 2024 dengan volume total 2.616 meter kubik.
Biaya penanganan sebesar Rp376 juta menjadi tanggung jawab BP3C, yang mengajukan pembayaran secara bertahap selama 24 bulan. Namun, hingga Desember 2024, masalah tumpukan sampah lama sebanyak 4.000 meter kubik masih belum terselesaikan.
Dengan kondisi ditemukan tumpukan sampah yang sudah lama dan menggunung menunjukkan bahwa timbulan sampah dari Pasar Induk Caringin belum dilakukan pengelolaan dengan baik. Ditambah, masyarakat sekitar dari empat RW di Kelurahan Kopo dan Babakan Ciparay diketahui turut membuang sampah ke TPS pasar.
DLH Kota Bandung kini mengawasi secara ketat aktivitas pembuangan sampah di kawasan tersebut. Selanjutnya, dilakukan pengawasan tim Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung pada (18/12/2024) yang meliputi:
1. Sampah yang berada di TPS belakang pasar Induk Caringin sudah memenuhi kapasitas/overload yang menganggu jalan untuk kegiatan operasional pasar sehingga pihak pengelola membuat TPS tambahan Sementara di depan Pasar untuk menjaga Keberlangsungan Operasional pasar induk Caringin.
2. Kondisi TPS telah terjadi penumpukan sampah yang cukup tinggi sehingga menimbulkan bau dan gas. Hasil rapat dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, pihak Pasar Induk Caringin harus tetap diwajibkan memiliki Inovasi dan Teknologi Pengelolaan Sampah;
3. Terdapat 1.800 m2 lahan Provinsi Jawa Barat yang menurut keterangan pengelola Pasar Induk Caringin dapat digunakan untuk inovasi dan pengelolaan sampah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!