Pemilu Bangladesh Buka Pintu Pengaruh Baru China di Tengah Merenggangnya Hubungan dengan India

ED
Selasa, 10 Februari 2026 | 07:24 WIB
Bagikan
Pemilu Bangladesh Buka Pintu Pengaruh Baru China di Tengah Merenggangnya Hubungan dengan India

VISI.NEWS | BANDUNG Pemilu Bangladesh yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari bukan hanya menjadi penentu arah politik dalam negeri, tetapi juga berpotensi menggeser keseimbangan geopolitik di Asia Selatan. Di tengah memburuknya hubungan Dhaka dengan New Delhi setelah tumbangnya pemerintahan Sheikh Hasina pada 2024, China bergerak cepat memperdalam pengaruh ekonomi dan diplomatiknya di negara tersebut.

Kepergian Hasina, yang selama 15 tahun memimpin dengan kedekatan erat dengan India, membuka ruang baru bagi Beijing. Partai Liga Awami yang dipimpinnya kini dilarang, sementara Hasina berada dalam pengasingan di New Delhi. Dua kekuatan politik utama yang bersaing dalam pemilu kali ini secara historis memiliki hubungan yang jauh lebih dingin dengan India.

Dalam beberapa bulan terakhir, China meningkatkan investasi serta pendekatan diplomatiknya. Salah satu langkah paling menonjol adalah kesepakatan pertahanan untuk membangun pabrik drone di dekat perbatasan Bangladesh–India. Duta Besar China untuk Bangladesh, Yao Wen, juga aktif bertemu politisi, pejabat, dan jurnalis di Dhaka guna membahas proyek infrastruktur bernilai miliaran dolar serta kerja sama lainnya.

Sentimen anti-India menguat di sebagian kalangan politik Bangladesh.

Humaiun Kobir, penasihat urusan luar negeri bagi kandidat perdana menteri terkemuka dari Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), Tarique Rahman, mengatakan, “Masyarakat Bangladesh melihat India terlibat dalam kejahatan Sheikh Hasina.”

Ia menambahkan, “Rakyat tidak akan menerima hubungan atau kerja sama bisnis dengan negara yang melindungi seorang teroris dan membiarkannya mengacaukan negara kami.”

Meski begitu, Rahman sendiri mengambil nada yang lebih diplomatis.

Dalam wawancara sebelumnya, ia menegaskan, “Kami akan berusaha menjalin persahabatan dengan semua negara, tetapi tentu dengan tetap melindungi kepentingan rakyat dan negara kami.”

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.