BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik ke Juli 2026

Desi Rossilawati
Selasa, 26 Mei 2026 | 16:16 WIB
Bagikan
Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik ke Juli 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa./visi.news/ist.

VISI.NEWS | JAKARTAPemerintah memutuskan menunda pemberian insentif kendaraan listrik yang sebelumnya direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026. Penundaan tersebut dilakukan karena proses perhitungan skema insentif dinilai belum sepenuhnya rampung.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan insentif kendaraan listrik atau electric vehicle masih ditunda selama satu bulan ke depan. Dengan keputusan itu, jadwal pelaksanaan bergeser dari Juni menjadi Juli 2026.

"Insentif EV masih ditunda satu bulan lagi," kata Purbaya dalam keterangannya dikutip, Selasa (26/5/2026).

Meski tidak menjelaskan secara rinci alasan penundaan tersebut, pemerintah mengakui masih ada sejumlah aspek perhitungan yang perlu diselesaikan sebelum kebijakan dijalankan.

"Ada perhitungan yang masih dihitung," ujar Purbaya.

Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan insentif untuk 200 ribu kendaraan listrik yang terdiri atas 100 ribu mobil listrik dan 100 ribu sepeda motor listrik. Bahkan pemerintah membuka peluang penambahan kuota apabila permintaan pasar meningkat setelah program berjalan.

Dalam konteks ekonomi, insentif kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan pada semester kedua 2026. Stimulus tersebut dirancang untuk mendorong konsumsi masyarakat sekaligus mempercepat transisi penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

Pemerintah sebelumnya juga menyebut program itu diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak melalui peningkatan penggunaan kendaraan listrik nasional.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.