Pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme, Kawaludin: Tujuannya Menjaga Kondusifitas Wilayah
"Kondisi kondusif, tentram, aman, nyaman, tentu investasi akan lancar, usaha akan tenang, lancar dan arus wisatawan, bisnis di Kabupaten Bandung meningkat. Ujung-ujungnya PAD akan lebih baik lagi.
Diberitakan sebelumnya, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme di Kabupaten Bandung.
Apel kesiapsiagaan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme itu dipimpin langsung Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung. Mulai dari unsur jajaran TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Badan Kesbangpol, dan pihak lainnya.
Apel tersebut dilaksanakan di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (27/3/2025) pagi.
Pelaksanaan apel kesiapsiagaan itu berdasarkan pada Surat Keputusan Bupati Bandung Nomor : 300.1/KEP.205-SATPOLPP/2025 tentang Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme di Wilayah Kabupaten Bandung.
Pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme ini sebagai bentuk komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Jawa Barat tentang Sinergitas Pembangunan Jabar Istimewa Nomor 21/DG.02.02.01/PEMOTDA tanggal 4 Maret 2025.
Selain itu berdasarkan pada Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 2337/AR.06.04/ PEMOTDA tanggal 21 Maret 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Premanisme Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat.
Pada pelaksanaan apel tersebut, Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengatakan bahwa pelaksanaan apel kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme di Kabupaten Bandung ini, bahwa mereka memiliki tugas untuk melaksanakan penanganan, pengamanan dan ketertiban masyarakat guna kondusifitas wilayah di Kabupaten Bandung dengan mengedepankan langkah preventif.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!