Pedagang Sayur Keliling Tewas Tersambar KA Pangrango di Sukabumi
Ilustrasi./visi.news/ist.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api maupun di area sekitarnya. Kereta api memiliki kecepatan tinggi dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang sehingga tidak dapat berhenti secara tiba-tiba ketika terdapat orang atau benda di jalur,” tambah Franoto.
KAI juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain dengan tidak menggunakan jalur kereta api sebagai akses berjalan kaki, tempat berkumpul, ataupun lokasi beraktivitas lainnya yang dapat membahayakan keselamatan.
Sebagai moda transportasi massal yang mengutamakan keselamatan, KAI terus melakukan berbagai upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Dukungan seluruh pihak sangat diperlukan untuk menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan lancar serta mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!