Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Pedagang Sayur Keliling Tewas Tersambar KA Pangrango di Sukabumi

Desi Rossilawati Andri Somantri
Minggu, 14 Juni 2026 | 21:35 WIB
Bagikan
Pedagang Sayur Keliling Tewas Tersambar KA Pangrango di Sukabumi

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang pria bernama Asep Yusup (49), warga Kampung Babakanpendeuy RT 01/05, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, tewas akibat tersambar Kereta Api (KA) Pangrango. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Minggu (14/6/2026). 

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayur keliling itu diketahui sedang membawa dagangan saat peristiwa terjadi. Diduga saat itu korban sedang berjalan di sekitar jalur rel dan tidak menyadari kereta melintas.

Ketua RT 01, Rully, mengatakan dirinya mendapat kabar mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 15.30 WIB setelah salat Asar. Mendengar informasi itu, ia langsung menuju lokasi kejadian di wilayah Desa Kompa.

Saat tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi telungkup di tengah jalur rel kereta api. Korban mengalami luka di bagian kepala, wajah, kaki, serta beberapa bagian tubuh lainnya.

"Posisinya di tengah jalur kereta api, dalam keadaan telungkup. Lukanya di kepala, di muka, kaki, sama sebagian di tubuhnya," katanya.

Menurut Rully, Asep mengatakan korban merupakan pedagang sayuran dengan cara dipikul menggunakan keranjang. Di lokasi kejadian juga, terlihat keranjang serta sayuran yang dibawa korban.

"Di lokasi juga masih ada dagangan berupa daun singkong," imbuhnya.

Ia menambahkan, tidak ada warga yang melihat secara langsung detik-detik kejadian. Namun warga ketika itu sempat mendengar bunyi klakson kereta api yang terdengar terus-menerus kemudian warga mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di sekitar rel.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.