Paywatch Cairkan Pendanaan IDR 491 Miliar - Solusi Earned Wage Access (EWA) Terbesar di Asia Tenggara
Pertama Kalinya Pendanaan dari Universitas-universitas di Amerika Serikat Sesuai dengan misi perusahaan, Vanderbilt University dan University of Illinois Foundation berinvestasi langsung di Paywatch. Keputusan ini dianggap sebagai tonggak sejarah di pasar teknologi industri karena untuk pertama kalinya pendanaan didapatkan dari universitas yang berbasis di Amerika Serikat, dan mereka berinvestasi langsung pada startup teknologi yang berbasis di Asia.
"Kami telah mengadvokasi inklusi keuangan selama bertahun-tahun dan percaya bahwa teknologi dengan akses terhadap gaji secara instan yang dimiliki Paywatch dapat mendorong gerakan ini ke depan dengan cara yang berarti. Selain teknologi yang dimilikinya, kami juga percaya pada dedikasi dan komitmen Paywatch untuk memberikan dampak nyata di Asia Tenggara."
Untuk mempertahankan eksistensinya, sebagian besar pendanaan Seri A Paywatch akan digunakan untuk lebih meningkatkan penawaran pembiayaan yang saat ini sudah dijalankan dengan perusahaan mitra serta melakukan upaya inovasi perusahaan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut tentang Paywatch, kunjungi www.paywatchglobal.com.
Tentang Paywatch Didirikan oleh dua bersaudara Richard dan Alex Kim, Paywatch adalah penyedia layanan Earned Wage Access (EWA) terkemuka di Asia, yang berkomitmen untuk mendorong kesejahteraan finansial holistik bagi karyawan. Dengan bermitra dengan perusahaan-perusahaan terkemuka dan bank-bank terkemuka di Asia, kami memungkinkan karyawan untuk menjamin masa depan keuangan yang lebih cerah melalui akses keuangan yang aman dan fleksibel. Misi kami adalah memberdayakan masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Saat ini, Paywatch beroperasi di Malaysia, Korea Selatan, Filipina, dan Indonesia, dengan dukungan dari Citi, UOB, Hana Bank, dan Hong Leong Bank.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!