Paywatch Cairkan Pendanaan IDR 491 Miliar - Solusi Earned Wage Access (EWA) Terbesar di Asia Tenggara
Layanan EWA Multinasional Terbesar di Asia, dengan volume dana terproses terbesar yaitu IDR 949 Miliar. "Di tengah winter pendanaan investor dan industri teknologi saat ini, kami sangat bangga dengan kepercayaan yang ditunjukkan oleh para investor dan bank terkemuka di dunia tersebut terhadap visi kami. Sejak awal, kami sangat yakin bahwa memberikan akses gaji dengan biaya terendah kepada pengguna sambil memastikan bisnis kami memiliki akses ke lembaga keuangan besar adalah sebuah pendekatan yang berkelanjutan. Meskipun kami harus melalui perjalanan bisnis yang lebih menantang, pertumbuhan pesat Paywatch dan portofolio klien perusahaan berkaliber tinggi memvalidasi keberhasilan pendekatan kami," kata Alex Kim, President & Co-founder Paywatch dalam keterangan tertulis yang diterina VISI.NEWS, Senin (24/6/2024).
Paywatch didirikan oleh dua bersaudara Richard dan Alex Kim, sebagai bisnis yang berfokus pada perusahaan dengan jumlah karyawan besar, Paywatch adalah perusahaan terbesar yang melayani karyawan di Asia. Paywatch telah memproses gaji lebih dari IDR 949 Miliar melalui sistem yang dikembangkannya dan meningkatkan pencairannya hingga hampir IDR 130 Miliar per bulan, yang tumbuh dari bulan ke bulan sebanyak 15%. Hal ini menjadikan Paywatch sebagai layanan EWA terbesar di Asia berdasarkan volume transaksi. Paywatch memperkirakan akan mencapai lebih dari IDR 1.9 Triliun gaji yang dibayarkan pada akhir tahun ini, lebih dari dua kali lipat volume sepanjang perusahaan beroperasi.
Paywatch juga merupakan penyedia layanan EWA multinasional paling produktif di Asia, berkembang pesat di empat pasar sejak didirikan pada tahun 2020: Malaysia, Filipina, Indonesia, dan Korea Selatan. Perusahaan berkomitmen terhadap strategi yang sedang dijalani saat ini, dan dengan cairnya pendanaan baru-baru ini, kami siap untuk berekspansi ke pasar baru dan mengembangkan metode yang lebih inklusif secara finansial bagi pengguna kami," tambah Alex Kim.
Investor utama Paywatch untuk putaran pendanaan ini adalah Third Prime, sebuah perusahaan modal ventura tahap awal yang berbasis di AS yang berinvestasi pada bisnis keuangan dan teknologi industri terkemuka secara global. "Kami telah melihat EWA menjadi program benefit karyawan utama di AS dan Amerika Latin. Dan jika kita melihat ke Asia, kita melihat Paywatch menjadi agen perubahan terkemuka di kawasan ini pada momentum yang sangat besar. Ini adalah saat yang menggembirakan untuk menyaksikan pesatnya adopsi terhadap akses gaji instant dimana akses tersebut kini tersedia di banyak pasar industri dengan peraturan dan budaya masyarakat yang berbeda, semuanya bekerja menuju tujuan akhir yang sama yaitu mengoptimalkan hasil bagi pekerja dan pemberi kerja," ujar Michael Kim, General Partner dari Third Prime.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!