Orang dengan Kemampuan Komunikasi yang Baik Cenderung Mendapat Posisi Penting dalam Tim

ED
Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:16 WIB
Bagikan
Orang dengan Kemampuan Komunikasi yang Baik Cenderung Mendapat Posisi Penting dalam Tim

VISI.NEWS | BANDUNG - Orang yang lebih banyak berkomunikasi, menunjukkan keahlian lebih cenderung dilihat sebagai anggota tim yang penting.

Sebuah studi baru menyoroti peran penting komunikasi dan keahlian dalam organisasi, serta mengungkap dampaknya terhadap kinerja kelompok. Peneliti meneliti bagaimana individu menjadi bagian dari jaringan komunikasi dan pengaruh proses seleksi terhadap kinerja kelompok.

Studi ini menemukan bahwa orang-orang yang lebih banyak berkomunikasi selama pelatihan lebih mungkin terpilih sebagai anggota utama jaringan. Selain itu, tim yang memilih anggota pusatnya mempunyai kinerja yang sama baiknya dan sering kali lebih baik daripada tim yang anggota pusatnya ditugaskan secara acak.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Carnegie Mellon University, Frankfurt School of Finance and Management, University of Massachusetts Dartmouth, dan Clark University, dipublikasikan di Frontiers in Psychology.

“Orang-orang yang menduduki posisi dalam jaringan dan proses yang mereka gunakan untuk mencapai posisi tersebut memainkan peran penting dalam menentukan kinerja tim,” kata Linda Argote, Profesor Perilaku dan Teori Organisasi di Tepper School of Business Carnegie Mellon, yang ikut menulis penelitian ini. “Untuk posisi jaringan terpusat yang mengharuskan penghuninya untuk mentransfer informasi ke anggota jaringan lainnya, sangat penting untuk memiliki keterampilan komunikasi yang baik.”

Jaringan komunikasi berfungsi sebagai saluran pertukaran pengetahuan, dan anggota pusat dalam jaringan sering kali bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan berbagi informasi. Para peneliti memanfaatkan studi tentang jaringan komunikasi serta perspektif penelitian Carnegie, yang mempelajari cara organisasi memperoleh efisiensi melalui pembelajaran, mengembangkan rutinitas dan struktur, dan bertukar pengetahuan.

Untuk menguji apakah anggota kelompok yang memilih penghuni posisi jaringan memilih diri mereka sendiri dan orang lain yang paling sesuai dengan persyaratan keterampilan posisi tersebut, penulis membandingkan kinerja kelompok yang anggotanya menerima pilihan siapa yang menduduki posisi jaringan mana dengan kinerja kelompok yang anggotanya diterima tidak. Mereka melakukan penelitian laboratorium yang melibatkan hampir 125 mahasiswa. Mereka memiliki dua kondisi eksperimental: dalam satu kondisi, para anggota dapat memilih siapa yang menduduki posisi sentral; dalam kondisi lain, anggota tidak mendapatkan pilihannya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.