OPINI | Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat terhadap Qatar
Banyak politisi Barat dan media telah mencoba untuk memaksakan nilai-nilai mereka pada orang Qatar.
Reaksi dan kritik Barat mencerminkan standar ganda dan perspektif imperialis. Ketika negara lain seperti Prancis dan Rusia menerapkan pembatasan serupa, sebagian besar kritikus saat ini tetap diam.
Dengan kata lain, setiap kali negara Barat mengambil tindakan, dianggap rasional dan menyambutnya. Namun, setiap kali negara Muslim atau Arab mengambil tindakan, itu dianggap tidak rasional dan dikritik.
Dengan demikian, mereka masih mengklaim perspektif orientalis dan terus meremehkan orang-orang non-Barat, yakni Muslim dan Arab.
Dalam konteks ini, kritik pemain sepak bola Jerman sebelum pertandingan dan tindakan menteri Jerman yang melanggar aturan yang ditetapkan oleh Qatar dan FIFA adalah reaksi yang kekanak-kanakan dan dangkal.
Nilai-nilai Barat 'tidak universal'
Qatar 2022 telah menunjukkan bahwa sudah waktunya bagi Barat untuk memahami bahwa nilai-nilainya tidak “universal” dan dunia non-Barat mungkin tidak menerima semua nilai Barat.
Tidak ada negara Barat yang dapat memaksa negara dan orang non-Barat untuk mematuhi nilai-nilai Barat. Misalnya, banyak dari nilai-nilai ini bertentangan dengan norma-norma utama negara tuan rumah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!