Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026

OPINI | Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat terhadap Qatar

ED
Rabu, 30 November 2022 | 19:10 WIB
Bagikan
OPINI | Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat terhadap Qatar

Banyak politisi Barat dan media telah mencoba untuk memaksakan nilai-nilai mereka pada orang Qatar.

Reaksi dan kritik Barat mencerminkan standar ganda dan perspektif imperialis. Ketika negara lain seperti Prancis dan Rusia menerapkan pembatasan serupa, sebagian besar kritikus saat ini tetap diam.

Dengan kata lain, setiap kali negara Barat mengambil tindakan, dianggap rasional dan menyambutnya. Namun, setiap kali negara Muslim atau Arab mengambil tindakan, itu dianggap tidak rasional dan dikritik.

Dengan demikian, mereka masih mengklaim perspektif orientalis dan terus meremehkan orang-orang non-Barat, yakni Muslim dan Arab.

Dalam konteks ini, kritik pemain sepak bola Jerman sebelum pertandingan dan tindakan menteri Jerman yang melanggar aturan yang ditetapkan oleh Qatar dan FIFA adalah reaksi yang kekanak-kanakan dan dangkal.

Nilai-nilai Barat 'tidak universal'

Qatar 2022 telah menunjukkan bahwa sudah waktunya bagi Barat untuk memahami bahwa nilai-nilainya tidak “universal” dan dunia non-Barat mungkin tidak menerima semua nilai Barat.

Tidak ada negara Barat yang dapat memaksa negara dan orang non-Barat untuk mematuhi nilai-nilai Barat. Misalnya, banyak dari nilai-nilai ini bertentangan dengan norma-norma utama negara tuan rumah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.