OPINI | Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat terhadap Qatar
Misalnya, Türkiye telah bersaing selama dekade terakhir untuk menjadi tuan rumah organisasi tersebut.
Kedua, Qatar adalah negara terkecil di antara negara tuan rumah dalam sejarah Piala Dunia. Banyak yang ragu negara sekecil itu bisa menjadi tuan rumah turnamen; namun, pemerintah Doha telah berhasil membangun delapan stadion dan banyak fasilitas lainnya untuk acara tersebut.
Ketiga, Qatar 2022 adalah organisasi termahal yang pernah ada. Negara Qatar telah menghabiskan lebih dari $200 miliar untuk turnamen tersebut.
Dan keempat, Barat telah mengkritik Qatar karena kondisi hidup dan kerja para pekerja, sistem politiknya, dan nilai-nilai budaya rakyatnya.
Outlet media dan politisi Barat telah mencoba mendiskreditkan Qatar melalui klaim yang bias dan dibuat-buat. Bertentangan dengan semangat permainan, banyak media Barat seperti BBC tidak menyiarkan banyak bagian dari upacara pembukaan, seperti pembacaan Al Quran.
Bias media Barat
Media Barat juga mengkritik Qatar karena membatasi hak asasi manusia, seperti larangan pembelian minuman beralkohol di stadion dan larangan penggunaan tanda LGBT oleh pemain selama pertandingan.
Meskipun larangan itu terbatas pada stadion, media Barat telah menunjukkan bahwa itu adalah larangan umum. Media dan politisi Barat telah membuat banyak pernyataan yang tidak menghormati nilai-nilai agama dan budaya negara Qatar dan rakyatnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!