Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026

OPINI | Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat terhadap Qatar

ED
Rabu, 30 November 2022 | 19:10 WIB
Bagikan
OPINI | Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat terhadap Qatar

Misalnya, Türkiye telah bersaing selama dekade terakhir untuk menjadi tuan rumah organisasi tersebut.

Kedua, Qatar adalah negara terkecil di antara negara tuan rumah dalam sejarah Piala Dunia. Banyak yang ragu negara sekecil itu bisa menjadi tuan rumah turnamen; namun, pemerintah Doha telah berhasil membangun delapan stadion dan banyak fasilitas lainnya untuk acara tersebut.

Ketiga, Qatar 2022 adalah organisasi termahal yang pernah ada. Negara Qatar telah menghabiskan lebih dari $200 miliar untuk turnamen tersebut.

Dan keempat, Barat telah mengkritik Qatar karena kondisi hidup dan kerja para pekerja, sistem politiknya, dan nilai-nilai budaya rakyatnya.

Outlet media dan politisi Barat telah mencoba mendiskreditkan Qatar melalui klaim yang bias dan dibuat-buat. Bertentangan dengan semangat permainan, banyak media Barat seperti BBC tidak menyiarkan banyak bagian dari upacara pembukaan, seperti pembacaan Al Quran.

Bias media Barat

Media Barat juga mengkritik Qatar karena membatasi hak asasi manusia, seperti larangan pembelian minuman beralkohol di stadion dan larangan penggunaan tanda LGBT oleh pemain selama pertandingan.

Meskipun larangan itu terbatas pada stadion, media Barat telah menunjukkan bahwa itu adalah larangan umum. Media dan politisi Barat telah membuat banyak pernyataan yang tidak menghormati nilai-nilai agama dan budaya negara Qatar dan rakyatnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.