Nasim Khan Dorong BP Batam Benahi Perizinan, Infrastruktur, dan Kepastian Hukum
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Nasim Khan./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan, mendorong Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk terus memperbaiki tata kelola, khususnya dalam aspek birokrasi, perizinan, infrastruktur, dan kepastian hukum guna meningkatkan daya saing kawasan tersebut di tingkat global.
Menurut Nasim, laporan keuangan yang telah dipaparkan menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kinerja BP Batam ke depan. Ia berharap seluruh program yang dijalankan sejalan dengan arah pembangunan yang ditetapkan pemerintah.
"Harapan kita ke depan lebih baik sesuai dengan program pemerintah. Semua itu tidak lepas dari kualitas sumber daya manusia agar setiap kebijakan dijalankan secara tepat sasaran dan benar," ujar Nasim melalui keterangan yang diterima, Sabtu (18/7/2026)
Ia juga menyoroti masih adanya persoalan penyimpangan yang kerap menjadi perhatian publik. Karena itu, Nasim berharap BP Batam dapat terus memperkuat tata kelola agar lebih transparan dan akuntabel.
Selain aspek keuangan, Nasim menilai pembenahan birokrasi dan perizinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Menurutnya, kemudahan berusaha akan menjadi faktor penting dalam menarik investasi ke Batam.
"Yang masih terjadi sampai sekarang adalah persoalan birokrasi dan perizinan. Saya berharap ke depan bisa lebih maksimal," katanya.
Nasim turut menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dasar, mulai dari ketersediaan air bersih, listrik, hingga jaringan jalan. Menurutnya, kualitas infrastruktur menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing Batam yang selama ini bersaing dengan Singapura sebagai pusat investasi dan perdagangan di kawasan.
"Kita berbicara persaingan global, termasuk dengan Singapura. Infrastruktur seperti air, listrik, jalan, dan lainnya harus benar-benar menjadi perhatian," ujarnya.
Selain itu, ia meminta BP Batam segera menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Kepastian regulasi, kata dia, akan meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Batam.
Nasim optimistis Batam memiliki potensi besar menjadi kawasan ekonomi yang semakin kompetitif apabila seluruh persoalan tersebut dapat ditangani secara menyeluruh.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang mulai terbangun antara Kepala BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. Menurutnya, kolaborasi kedua institusi tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan kawasan.
"Saya berharap Kepala BP Batam dan Wali Kota bisa terus bersinergi untuk menyatukan langkah sehingga Batam ke depan menjadi jauh lebih baik," tuturnya.
Menutup keterangannya, Nasim menilai kondisi laporan keuangan BP Batam secara umum sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Namun, ia menegaskan bahwa pembenahan birokrasi, infrastruktur, serta kepastian hukum tetap harus menjadi prioritas agar Batam mampu memperkuat posisinya sebagai kawasan strategis dan pintu gerbang investasi Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!