Muswil ICMI Jatim Bahas Peran Intelektual Muslim untuk Peradaban

Desi Rossilawati
Jumat, 3 Juli 2026 | 15:27 WIB
Bagikan
/

Dari perspektif akademik, Prof. Nafik Hadi Ryandono, Guru Besar Ekonomi Syariah Universitas Airlangga, akan mengajak peserta merefleksikan kembali posisi ICMI sebagai komunitas intelektual yang dituntut melahirkan solusi, membangun etika publik, serta menjadi suluh peradaban di tengah krisis multidimensi yang dihadapi bangsa.

Seminar juga menghadirkan Dr. Daniel Rohi, Ketua Umum Persatuan Intelektual Kristen Indonesia (PIKI) Jawa Timur. Kehadirannya menjadi penegasan bahwa membangun peradaban adalah kerja kolaboratif. Dialog lintas agama dan lintas komunitas intelektual menjadi modal penting dalam menghadirkan rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dipandu, Prof Dr Hj Hesti Arimulan, Pengurus ICMI Jatim dan Guru Besar UBAYA. 

Setelah seminar, Muswil akan dilanjutkan dengan agenda organisasi mulai pukul 12.00 hingga 17.00 WIB, yang meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan ICMI Jawa Timur periode 2021–2026 serta pemilihan Ketua Umum dan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031, sekaligus pemilihan Ketua Umum dan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031.

Ketua Umum ICMI Jawa Timur periode 2021–2026 Ulul Albab bersama Sekretaris Pitono Nugroho dijadwalkan memaparkan capaian organisasi selama lima tahun terakhir sebagai bahan evaluasi dan pijakan bagi kepengurusan berikutnya untuk memperkuat kualitas organisasi dan memperluas kontribusi ICMI terhadap pembangunan daerah maupun nasional.

Muswil ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu menjaga marwah ICMI sebagai rumah besar kaum intelektual Muslim sekaligus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas lintas agama.

Lebih dari sekadar memilih ketua baru, Muswil ICMI Jawa Timur 2026 merupakan momentum memperteguh komitmen bahwa ilmu pengetahuan harus hadir untuk memuliakan manusia, memperkuat persatuan, dan membangun peradaban yang inklusif, berkeadilan, serta transformatif.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.