Murid SD di Sukabumi Belajar di Panggung Sekolah Akibat Kelas Rusak
ED
Editor
Mohammad Iqbal
Jumat, 23 Agustus 2024 | 06:54 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Pelajar kelas V SDN Ciaripin, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, terpaksa belajar di panggung sekolah lantaran bangunan kelas rusak. Bangku dan meja juga hancur, sehingga mereka belajar lesehan di lantai.
Kepala sekolah SDN Ciaripin, Ismat mengatakan kerusakan yang dialami ruang kelas V terjadi pada lantai kemudian kusen dan kaca jendela. Karena kondisinya seperti itu, maka kegiatan belajar mengajar dilakukan di panggung sekolah. “Siswa-siswi belajar disini sudah 2 minggu,” kata Ismat, Rabu (21/8/2024).
Ismat menuturkan murid belajar di panggung tidak sampai seharian. Sebab ketika siswa kelas I pulang, maka siswa kelas V pindah dari panggung ke kelas I.
Lebih lanjut Ismat menyatakan mulai bertugas di sekolah itu pada Maret 2022, saat itu pun bangunan sekolah sudah rusak. Dia lantas mengajukan perbaikan sarana sekolah ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, hasilnya pada 2023 terealisasi rehab ruang kelas IV.
Pada tahun 2024, pihak sekolah mengajukan lagi perbaikan kelas dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya meliputi wc murid, perpustakaan kemudian ruang lab. Namun, hingga saat ini pengajuan itu belum ada respons, padahal yang paling penting dan mendesak saat ini adalah perbaikan kelas.
“Tidak tahu itu disetujui atau tidaknya, yang penting saat ini kelas dulu, jangan sampai siswa terlantar seperti ini,” katanya.
Disamping mengajukan bantuan, pihak sekolah juga terus berupaya agar sarana belajar siswa layak, seperti memenuhi kebutuhan bangku dan meja. Menurut dia, meja dan bangku sudah dipesan dan segera datang.
Nantinya ketika bangku kursi datang, maka pihak sekolah akan melihat dulu situasi dan kondisi kelas. "Kalau itu memang bisa digunakan maka digunakan di kelas. Tapi kan kaca sama pintunya tidak ada. Paling saya menggunakan mushola yang penting masuk 16 set bangku,” katanya.
Sementara itu, seorang siswa David mengungkapkan tetap semangat menuntut ilmu meskipun belajar di panggung tanpa bangku dan meja. Dia dan teman-teman sekelasnya berharap memiliki kelas yang layak untuk belajar.
“Harapannya kelasnya diperbaiki, sehingga kami dapat tenang belajar,” katanya.
@andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!