Jadwal Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027: Indonesia vs Malaysia 31 Aug 2026 Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026 Golkar Yakin Gus Kikin Rangkul Semua Kelompok di PBNU 31 Aug 2026 Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan Bupati 31 Aug 2026 Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan 31 Aug 2026 Jadwal Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027: Indonesia vs Malaysia 31 Aug 2026 Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026 Golkar Yakin Gus Kikin Rangkul Semua Kelompok di PBNU 31 Aug 2026 Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan Bupati 31 Aug 2026 Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan 31 Aug 2026

Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan

ED
PN
Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB
Bagikan
Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan

Ilustrasi. /visi.news/ai

Dari klarifikasi tersebut dijelaskan bahwa tidak pernah ada keputusan dalam Sidang Pleno III yang digelar Sabtu (29/8/2026) malam untuk menghapus ketentuan masa tunggu satu tahun bagi mantan pejabat politik.

Dengan demikian, aturan yang sebelumnya berlaku tetap menjadi dasar dalam proses pencalonan Ketua Umum PBNU.

“Oleh karena itu tidak ada alasan untuk menghapus yang baru, yang lama, karena juga tidak ada peraturan yang baru,” kata Cholil Nafis.

Penjelasan tersebut belum meredakan perdebatan. Sejumlah peserta tetap meminta agar ketentuan masa tunggu tersebut diubah.

Ketua Presidium Ketuk Palu

Perdebatan akhirnya menemui jalan buntu. Ketua Presidium Sidang, Muhammad Nuh, beberapa kali mengingatkan peserta bahwa keputusan dalam Pleno IV merupakan konsekuensi dari pembahasan yang telah dilakukan pada Pleno III.

Karena tidak ditemukan dasar keputusan baru yang menghapus ketentuan tersebut, Muhammad Nuh kemudian mengetuk palu sebagai tanda pengesahan bahwa masa tunggu satu tahun bagi eks pejabat politik untuk dapat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU tetap berlaku.

Keputusan itu langsung memicu reaksi keras dari sebagian peserta muktamar.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.