MOTIVASI | Kekuatan Feedback Positif
- Mendengarkan karyawan secara aktif dan meminta umpan balik.
- Mendorong transparansi, kejujuran dan keterbukaan.
- Meminta pertanggungjawaban pemimpin.
- Akui pencapaian dan beri penghargaan.
- Bersikaplah suportif, tetapi jangan memaksakan saran Anda.
Hindari ucapan seperti “semuanya akan baik-baik saja”, “bisa jadi lebih buruk”, atau “waktu akan menyembuhkan segalanya”.
Lihatlah menciptakan budaya pembinaan di tempat kerja.
Jenis Umpan Balik
Umpan balik bisa bermacam-macam bentuknya. Meskipun demikian, menyajikan informasi dan kemudian secara aktif bermitra dengan individu atau karyawan untuk melakukan tindakan dan perubahan jika diperlukan sering kali memberikan hasil yang paling positif. Ada dua jenis umpan balik utama yang cenderung terjadi:
'Umpan balik saat ini'
Di sinilah diberikan umpan balik yang spontan namun konstruktif yang membangun kepercayaan, memberikan dukungan, dan memfasilitasi komunikasi terbuka.
'Pembicaraan Kebenaran'
Pembicaraan kebenaran adalah umpan balik yang menyoroti hal-hal yang tidak ingin disebutkan oleh orang lain, dan sering kali penting agar perubahan positif terjadi dengan menyoroti dampak apa yang dapat ditimbulkan oleh perilaku tertentu. Hal ini sering kali dianggap negatif, jadi memastikan masukan yang konstruktif sering kali dapat membuat karyawan menerima masukan tersebut dengan lebih sukarela. Umpan balik jenis ini seringkali lebih dipersiapkan dengan mengikuti observasi dari waktu ke waktu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!