Morgan Stanley Borong Saham GOTO Rp541,9 Miliar
Logo perusahaan jasa keuangan Morgan Stanley./visi.news/reuters.
Pendapatan terbesar GOTO berasal dari jasa pengiriman sebesar Rp3,2 triliun atau tumbuh 16,5%.
Selanjutnya, pendapatan dari imbalan jasa mencapai Rp3,15 triliun atau meningkat 14,9%, sedangkan pendapatan pinjaman mencapai Rp2,71 triliun atau tumbuh 65%.
GOTO juga mencatatkan pendapatan dari e-commerce service fee PT Tokopedia sebesar Rp551 miliar atau tumbuh 32,3%.
Sementara itu, pendapatan iklan mencapai Rp254 miliar atau meningkat 8%. Pendapatan lain-lain tercatat Rp1,13 triliun atau melesat 46,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tantangan GOTO Setelah Keluar dari Indeks MSCI
Mengutip Bloomberg News, keluarnya GOTO dari indeks-indeks MSCI menjadi pukulan terbaru bagi perusahaan setelah bertahun-tahun mengalami kerugian besar akibat persaingan dengan perusahaan bermodal kuat seperti Grab Holdings Ltd.
Serangkaian restrukturisasi dan pergantian kepemimpinan telah membantu GOTO membukukan laba kuartalan untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
GOTO yang didukung Alibaba Group Holding Ltd. pernah menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di Indonesia. Kapitalisasi pasar perseroan sempat menembus US$32 miliar tidak lama setelah pencatatan sahamnya di Indonesia pada April 2022.
Namun, optimisme terhadap prospek pertumbuhan perusahaan tidak bertahan lama. Kekhawatiran mengenai jalur GOTO menuju profitabilitas dan disiplin keuangan turut meredam antusiasme investor.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!