Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Minuman Manis Lebih Berbahaya Dibanding Gula dalam Makanan, Ini Alasannya

Desi Rossilawati
Rabu, 4 Juni 2025 | 00:00 WIB
Bagikan
Minuman Manis Lebih Berbahaya Dibanding Gula dalam Makanan, Ini Alasannya
VISI.NEWS | BANDUNG - Tak semua gula memberi dampak yang sama pada tubuh. Penelitian terbaru menemukan bahwa gula dalam bentuk minuman, seperti soda atau jus buah, jauh lebih berbahaya bagi kesehatan metabolik dibandingkan gula dalam makanan padat seperti buah atau kue. Dalam studi besar yang menganalisis data dari lebih dari 500.000 orang dewasa di berbagai negara, ditemukan bahwa setiap tambahan satu porsi minuman manis per hari bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 25 persen. Bahkan untuk jus buah alami sekalipun, risiko tetap meningkat sebesar 5 persen per porsi. Yang mengejutkan, hasil ini tetap berlaku meski sudah memperhitungkan berat badan dan total asupan kalori. Artinya, bukan cuma karena berat badan naik, tapi juga karena cara tubuh memproses gula cair yang berbeda. Menurut peneliti utama, Karen Della Corte dari Universitas Brigham Young, tubuh menyerap gula dari minuman lebih cepat karena tidak mengandung serat, lemak, atau protein. Akibatnya, lonjakan gula darah terjadi lebih drastis, sehingga kerja insulin jadi lebih berat. Sebaliknya, gula dari makanan padat seperti buah segar, biji-bijian, atau susu diproses lebih lambat karena disertai zat gizi lain yang menahan lonjakan gula darah. Menariknya, studi ini juga menyebut bahwa gula dari makanan padat justru tidak terkait dengan peningkatan risiko diabetes—bahkan dalam beberapa kasus bisa menurunkan risiko. Hal ini Mulailah mengurangi gula cair dan lebih memilih gula dari makanan utuh. Bukan hanya jumlah gulanya yang penting, tapi bentuknya juga menentukan efeknya pada tubuh. "Minuman manis adalah sumber utama gula terisolasi, dan dampaknya jauh lebih besar terhadap metabolisme. Kita perlu fokus pada bentuk konsumsi gula, bukan hanya jumlahnya," tutup tim peneliti dalam publikasi di Advances in Nutrition. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.