Merek Waralaba asal Taiwan dan Bisnis Lisensi Karakter Tampil di Ajang Franchising & Licensing Asia 2023
VISI.NEWS | SINGAPURA - Pengunjung Franchising & Licensing Asia (FLAsia) pada Agustus ini dapat mengeksplorasi peluang bisnis waralaba (franchising) dengan berbagai merek F&B yang meningkatkan efisiensi operasional lewat kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi; sejumlah merek asal Taiwan yang diseleksi khusus; serta, untuk pertama kalinya, peluang bisnis dari lisensi karakter dan merchandising.
Kembali digelar pada 17-19 Agustus di Sands Expo and Convention Centre Level 1, Hall C, FLAsia adalah sarana bisnis yang paling terkemuka di Asia dalam sektor lisensi. Ajang ini diadakan setiap tahun oleh Franchising and Licensing Association (Singapore), serta dilaksanakan oleh Constellar. FLAsia tahun ini menghadirkan lebih dari 100 merek waralaba lokal dan internasional yang berasal dari Australia, Hong Kong (Tiongkok), Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan (Tiongkok), Amerika Serikat, dan Vietnam. Maka, FLAsia menghubungkan berbagai individu dan pebisnis dengan merek-merek global yang ingin berekspansi di Asia dan dunia, serta menghadirkan Singapura sebagai batu loncatan.
FLAsia 2023 mengangkat tema "Breaking Barriers with Franchising: Paving the Way for Aspiring Entrepreneurs & Global-Ready Brands", Low Yen Ling, Menteri Negara, Menteri Kebudayaan, Kemasyarakatan, dan Kepemudaan Singapura, serta Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura, akan memberikan kata sambutan di ajang tersebut. Kata sambutan ini akan diikuti konferensi selama dua hari dan lokakarya pada hari terakhir yang mengulas topik tentang cara mengatasi hambatan dalam bisnis waralaba.
Menampilkan lebih dari 40 pemimpin industri dan pakar yang menguasai pengalaman lintas-sektor, FLAsia 2023 akan membahas sejumlah topik, mulai dari perubahan selera konsumen, legalitas bisnis waralaba merek, mengelola hubungan pemegang hak waralaba-pemilik waralaba, serta opsi pembiayaan dan pendanaan. Lokakarya pada hari ketiga turut mengulas pendekatan praktis agar peserta dapat melakukan riset lengkap untuk mengevaluasi dan mempelajari unsur-unsur dari sebuah waralaba.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!