Menkeu Purbaya Tekankan Pentingnya Menjaga Aliran Dana Agar Tidak Keluar
Menkeu juga menekankan bahwa jika kebijakan ini dapat berjalan dengan baik, maka kebutuhan pembiayaan proyek-proyek besar yang menggunakan dolar, seperti infrastruktur dan program-program strategis lainnya, bisa lebih mudah dipenuhi dari dalam negeri. Ini tentu saja akan mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri.
“Dengan cadangan devisa yang lebih besar dan pasokan dolar yang cukup di perbankan domestik, kita dapat mengurangi ketergantungan pada sumber pembiayaan luar negeri. Ini akan membuat pembiayaan untuk proyek-proyek strategis menjadi lebih efisien, terutama dengan tingkat bunga yang lebih kompetitif,” ujar Purbaya.
Selain itu, Purbaya juga berharap bahwa insentif yang akan diberikan kepada pemilik dana ini dapat menciptakan iklim investasi yang lebih baik, meningkatkan stabilitas ekonomi, serta menjaga daya saing Indonesia di pasar internasional. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengelola perekonomian secara lebih mandiri dan mengurangi risiko ketergantungan pada dana asing.
Menkeu Purbaya pun optimistis bahwa dengan dukungan kebijakan yang tepat, Indonesia akan mampu memperkuat posisinya di pasar global, terutama dalam hal kestabilan cadangan devisa dan ketahanan ekonomi nasional. “Langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memastikan stabilitas ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang sehat di dalam negeri,” tambahnya.
Purbaya menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa jika strategi ini berhasil diterapkan, cadangan devisa Indonesia akan lebih kuat, perbankan domestik akan memiliki lebih banyak dolar untuk mendukung kegiatan ekonomi, dan proyek-proyek strategis pemerintah dapat didanai dengan lebih efisien. “Ini semua demi kesejahteraan ekonomi Indonesia yang lebih stabil dan berkelanjutan,” pungkasnya.