Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun, Ini Kata Purbaya

Desi Rossilawati
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:31 WIB
Bagikan
Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun, Ini Kata Purbaya

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait total utang pemerintah yang tercatat lebih dari Rp10.000 triliun hingga Juni 2026. Nilai tersebut diperkirakan setara dengan 41 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Purbaya mengatakan pemerintah masih akan melihat perkembangan utang hingga akhir 2026. Menurutnya, rasio utang pemerintah masih berpeluang mengalami penurunan karena posisinya saat ini masih berada di bawah batas 60 persen.

"Belum kan berakhir tahunnya. Nanti kita lihat akhir tahun pertumbuhannya seperti apa, harusnya akan bisa turun lagi sedikit," ungkap Purbaya dalam keterangannya dikutip, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Purbaya, kondisi utang pemerintah perlu dilihat secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga akan mengendalikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Strateginya kita akan batasin defisit supaya nggak tinggi-tinggi amat," jelasnya.

Selain mengendalikan defisit APBN, pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan dari sektor perpajakan melalui peningkatan efektivitas pemungutan pajak.

Purbaya menegaskan langkah tersebut tidak dilakukan dengan menaikkan tarif pajak, melainkan dengan memperbaiki mekanisme dan cara kerja dalam pemungutan pajak.

"Kita akan efektifkan tax collection kita, bukan naikin pajak ya. Tapi kita bersihkan cara kita beroperasi menggunakan pajak," pungkasnya.

Tags:

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.