Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Mengungkap "Bahasa Khusus" Unta dengan Sang Majikan di Festival "Alheda'a"

ED
Sabtu, 21 Januari 2023 | 18:18 WIB
Bagikan
Mengungkap "Bahasa Khusus" Unta dengan Sang Majikan di Festival "Alheda'a"

VISI.NEWS | ARAB SAUDI - "Alheda'a", tradisi lisan untuk berkomunikasi antara penggembala unta dan kawanannya, tetap hidup untuk menenangkan hewan dan mengumpulkan mereka bersama untuk melindungi kawanan dari ancaman, seperti badai pasir yang sering melanda padang pasir luas di Arab Saudi.

Tangisan penggembala unta Hamad al-Marri mungkin terdengar aneh bagi banyak orang, namun unta-unta miliknya segera merespons, mengikutinya di jalan sepanjang padang pasir Saudi.

Modus komunikasi, yang dikenal sebagai "Alheda'a," ditorehkan bulan lalu dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO, menyoroti hubungan tradisional yang mendalam antara unta dan penduduk Semenanjung Arab.

Seorang penggembala unta yang terampil dapat menggunakan suaranya sendiri untuk menenangkan hewan, membuatnya berlutut dan bahkan memberi isyarat perubahan arah saat mereka berjalan dengan susah payah bersama melalui pasir gurun, kata badan kebudayaan PBB.

“Ada bahasa khusus antara pemilik unta dan untanya,” jelas Marri, 36 tahun, seorang pegawai negeri yang memiliki 100 unta, menggembalakannya 150 kilometer (sekitar 90 mil) timur laut ibu kota Riyadh.

"Unta mengetahui nada suara pemiliknya dan segera menanggapinya, dan jika orang lain memanggilnya, mereka tidak akan menanggapinya."

Dijuluki "kapal gurun", unta telah lama menjadi moda transportasi penting di Arab Saudi, memberikan status kepada pemiliknya dan mendorong munculnya industri peternakan unta yang menguntungkan.

Ada "banyak pahatan batu yang memperlihatkan unta yang dicat dan menceritakan kisah unta, apakah mereka telah digunakan dalam perang atau perdagangan," kata Jasser al-Harbash, CEO Komisi Warisan Saudi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.