Mengapa Sejumlah Penjudi Bermasalah Tak Dapat Mengurangi Kerugian Mereka
Oleh Gillian Tan Shu Lin dan Tam Cai Lian (360info)
- Universitas Monash Malaysia
PERJUDIAN merupakan masalah sosial yang signifikan di Malaysia.
Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 4,4 persen dari populasi Malaysia terlibat dalam perjudian bermasalah dengan tingkat keparahan tinggi, dengan tambahan 10,2 persen terlibat dalam perjudian dengan tingkat keparahan sedang.
Hal ini jauh lebih tinggi daripada di banyak negara Asia lainnya, yang menarik perhatian para pembuat kebijakan dan profesional kesehatan mental. Hal ini menunjukkan adanya kekhawatiran yang berkembang seputar pemahaman tentang apa yang mendorong perilaku ini, dan mengapa beberapa orang lebih terpengaruh daripada yang lain.
"Perjudian bermasalah" berarti perjudian hingga tingkat yang secara signifikan mengganggu dan merusak kesejahteraan keluarga, pribadi, emosional, atau finansial.
Karena semakin banyak orang bergulat dengan konsekuensi perjudian, ada lebih banyak fokus untuk memahami faktor-faktor psikologis yang mungkin menjelaskan mengapa orang-orang tertentu lebih rentan terhadap masalah perjudian daripada yang lain. Di Malaysia, di mana terdapat dinamika budaya dan masyarakat yang unik, perilaku berjudi sedang meningkat. Namun, penelitian psikologis tentang topik tersebut masih terbatas.
Perilaku impulsif
Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap masalah perjudian adalah impulsivitas, kecenderungan untuk bertindak berdasarkan keinginan tanpa mempertimbangkan konsekuensinya. Hal ini terwujud sebagai ketidakmampuan untuk menunda kepuasan, yang mengarah pada keputusan tergesa-gesa yang sering kali menghasilkan hasil yang buruk.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!