1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026

Menelisik Masa Depan NFT hingga Penurunan Bitcoin di Awal Oktober 2023

ED
Sabtu, 7 Oktober 2023 | 05:49 WIB
Bagikan
Menelisik Masa Depan NFT hingga Penurunan Bitcoin di Awal Oktober 2023

Mengamati fenomena terbaru ini, CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, menjelaskan sama seperti pasar lainnya, NFT tidak lepas dari dinamika pasang surut. Fase awal penerimaan teknologi atau tren baru biasanya disertai dengan antusiasme yang tinggi, yang sering kali diikuti oleh penyesuaian dan koreksi pasar.

Meskipun telah ada penurunan aktivitas dalam beberapa bulan terakhir, hal ini tidak necessarily menandakan akhir dari NFT, melainkan fase transisi.

"Pasar NFT mengalami fluktuasi alami. Seperti halnya pasar lain, pasar NFT juga dapat mengalami siklus naik dan turun yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tren, permintaan, penawaran, sentimen, dan spekulasi. Beberapa NFT mungkin mengalami lonjakan harga sementara karena hype atau publisitas, tetapi kemudian menurun karena kurangnya minat atau dukungan jangka panjang," kata Yudho.

Lebih lanjut, Yudho memiliki pandangan yang optimistis terhadap masa depan NFT. Meskipun NFT mungkin sedang mengalami fase penyesuaian, banyak indikator menunjukkan bahwa ini bukanlah akhir dari era kejayaannya. Dengan terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar, NFT berpotensi untuk kembali berkembang dan memainkan peran penting dalam ekosistem digital masa depan.

"NFT bukanlah sekedar tren sesaat. Kami melihat potensi pertumbuhannya sebagai revolusi industri kreatif dan digital. Ada banyak inovasi yang masih bisa dijelajahi. Seperti halnya teknologi lainnya, ada waktunya pasang dan surut, tetapi keyakinan kami adalah bahwa NFT akan bangkit kembali dengan cara yang lebih matang dan inovatif," jelasnya

Tren dan Edukasi

Penjelasan Yudho, NFT lebih dari sekedar tren dan merupakan revolusi dalam cara memahami hak milik digital. NFT memberikan kemampuan untuk mengotentikasi dan memverifikasi kepemilikan aset digital, sebuah fitur yang sebelumnya sulit dicapai. Hal ini berarti bahwa di masa depan, segala jenis aset digital, mulai dari desain produk hingga hak cipta musik, dapat di-tokenisasi dan diperdagangkan dengan aman.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.