Mendikdasmen Ungkap 8 Kebijakan Baru Terkait PPDB dan Sistem Zonasi
"Jadi kita tetap menyiapkan skenario-nya. Soal nanti itu dipakai atau tidak tergantung sidang kabinet," lanjutnya.
Meskipun nanti zonasi tidak dilanjutkan, ia memegang semangat yang dimiliki sistem itu. Karena salah satunya sesuai dengan visi Kemendikdasmen yakni pendidikan bermutu untuk semua.
Ada empat semangat yang dimiliki sistem zonasi yakni pendidikan bermutu untuk semua, inklusi sosial, kohesi sosial, dan integrasi sosial.
"Karena pendidikan itu harus punya peran selain akademik juga sosial (dan) membangun persatuan bangsa. Sekolah berfungsi sebagai tempat terjadinya meeting point dan melting point," tandasnya.
Skema Perbaikan PPDB Zonasi
Sebelumnya Mu'ti, menyebutkan ada dua skema perbaikan dalam sistem zonasi di PPDB. Salah satunya adalah zonasi tetap ada tetapi lebih fleksibel terutama yang berkaitan dengan jarak.
Temuan di lapangan memperlihatkan seorang siswa tidak bisa mendaftar ke sekolah tertentu karena beda wilayah administrasi baik secara kecamatan, kabupaten, atau bahkan provinsi. Padahal jarak siswa tersebut ke sekolah yang berbeda wilayah administrasi relatif lebih dekat ke rumahnya.
Perbedaan wilayah administrasi membuatnya harus mendaftar ke sekolah yang sesuai ketentuan meskipun alamatnya jauh dari sekolah. Hal inilah yang perlu dievaluasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!