Memaksimalkan Layanan Informasi Publik Melalui Peran KIM dan Relawan TIK
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi KIM (FKKIM) Kota Bandung, Wahyudin, memaparkan mengenai upaya penanganan isu hoaks dan penyebaran informasi yang tidak akurat di tingkat kewilayahan. Ia menekankan pentingnya ketepatan data serta kolaborasi antara komunitas dalam menjaga suasana kondusif di masyarakat. "Ketepatan data sangat penting, karena informasi yang salah dapat merugikan banyak pihak. Kolaborasi antar komunitas akan memudahkan kita dalam menyebarkan informasi yang benar dan tepat,” ujar Wahyudin.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang kehumasan dan media digital. Praktisi kehumasan, Brilliant Awal, memberikan materi mengenai potensi konten lokal Kota Bandung yang dapat dikembangkan menjadi narasi positif di media sosial. Brilliant menyebutkan bahwa banyak fenomena budaya dan peristiwa daerah yang dapat menjadi bahan untuk membuat konten yang menarik dan berpotensi viral. "Kota Bandung memiliki banyak cerita dan potensi yang bisa digali dan dijadikan konten positif untuk membangun citra kota di media sosial," jelas Brilliant.
Narasumber kedua, fotografer dan konten kreator profesional Dudi Sugandi, mengajak peserta untuk memanfaatkan fotografi sebagai alat untuk personal branding. Dudi menjelaskan bagaimana sebuah foto bisa bercerita, menyampaikan pesan, dan meningkatkan citra positif objek yang diangkat. "Fotografi adalah cara efektif untuk mengkomunikasikan pesan dan kebanggaan terhadap kota. Foto yang baik dapat menjadi media untuk mengangkat citra positif Kota Bandung," ujar Dudi.
Susi Darsiti menutup acara pelatihan ini dengan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan literasi digital di masyarakat. "Pelatihan ini adalah bagian dari upaya Diskominfo untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas dalam menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya," pungkas Susi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemerintah Kota Bandung untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dan memastikan bahwa masyarakat memiliki keterampilan yang diperlukan untuk berperan aktif di dunia digital yang semakin berkembang. Diskominfo Kota Bandung berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat dalam setiap proses penyebaran informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!