Mata Kering Bisa Mengancam Tanpa Disadari

ED
Minggu, 9 November 2025 | 04:50 WIB
Bagikan
Mata Kering Bisa Mengancam Tanpa Disadari

VISI.NEWA | BANDUNG - Mata kering merupakan kondisi yang sering kali tidak disadari oleh banyak orang, meski dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup dan produktivitas. Berdasarkan data, prevalensi mata kering di area Jabodetabek dan Bandung mencapai 41%, namun banyak yang tidak mengenali gejalanya. Gejala mata kering seperti mata sepet, perih, dan lelah sering dianggap sepele oleh masyarakat, padahal jika dibiarkan, kondisi ini dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Melihat rendahnya kesadaran masyarakat mengenai mata kering, INSTO, merek tetes mata dari Combiphar, meluncurkan kampanye "Bebas Mata SePeLe". Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gejala mata kering yang dikenal dengan istilah "Mata SePeLe" (Sepet, Perih, Lelah). INSTO Dry Eyes hadir untuk memberikan solusi terhadap gejala mata kering tersebut.

Weitarsa Hendarto, Direktur PT Combiphar, dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Sabtu (8/11/2025), menyatakan bahwa sebagai pemimpin pasar di kategori tetes mata yang telah dipercaya selama lebih dari 50 tahun di Indonesia, INSTO memiliki komitmen untuk meningkatkan kesehatan mata masyarakat. "Rendahnya kesadaran akan mata kering mendorong kami untuk meluncurkan kampanye ini, agar masyarakat dapat mengenali gejalanya lebih dini dan mendapat penanganan yang tepat," ungkap Weitarsa.

Farah Feddia, GM Eye Care Combiphar, menambahkan bahwa riset yang dilakukan oleh INSTO menunjukkan bahwa 4 dari 10 orang mengalami mata kering, namun separuh dari mereka tidak menyadari kondisinya. "Fakta ini menegaskan pentingnya edukasi yang lebih luas mengenai mata kering, sehingga masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mata mereka," kata Farah.

Kurangnya kesadaran ini bisa berisiko memperburuk kondisi mata kering. Banyak orang baru menyadari gejala mata kering ketika sudah terasa sangat mengganggu. Dr. Eka Octaviani Budiningtyas, SpM, seorang dokter spesialis mata di JEC Eye Hospitals and Clinics, menjelaskan bahwa banyak pasien yang datang ke dokter ketika kondisinya sudah cukup parah. "Padahal, gejala awal seperti mata terasa sepet, perih, dan lelah sudah muncul sejak lama. Jika ditangani lebih awal, kondisi ini bisa dicegah agar tidak berkembang menjadi lebih berat," ujar dr. Eka.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.