Manusia Digital dan Ke(tidak)bebasan
Terhadap kekuasaan kapitalisme digital itu, yang perlu kita bangun adalah sikap kritis dan berjarak. Pada setiap layanan atau teknologi yang mereka tawarkan, sesungguhnya selalu terselip motif ekonomi dan pengawasan digital. Menangkap motif ini sangat penting. Bukan karena kita harus serta-merta menolak tawaran-tawaran itu, melainkan karena kita mesti mampu membedakan benar antara memanfaatkan teknologi atau diperbudak oleh teknologi. Tak pelak lagi, kemampuan inilah yang menentukan kadar kebebasan kita di era supremasi algoritma saat ini.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!