Manfaat Wisata Alam dan Liburan Keluarga untuk Kesehatan Mental
VISI.NEWS | BANDUNG - Liburan keluarga ke tempat-tempat yang indah dan menyenangkan dapat berefek positif untuk kesehatan mental. Selain menikmati pemandangan, menjalani travelling berombongan juga memberikan pengalaman batin yang dapat meringankan beban pikiran seseorang.
Bepergian bersama dengan keluarga memungkinkan seseorang memperoleh kebersamaan yang jarang ditemui pada hari-hari lainnya yang sibuk dengan pekerjaan. Bagaimana mengoptimalkan manfaat perjalanan dan liburan bersama ini untuk kesehatan mental? Siapa saja anggota keluarga yang dapat memperoleh manfaat liburan melalui rekreasi alam? Apakah para ulama klasik merekomendasikan perjalanan ke tempat-tempat yang indah dan menyenangkan? Berwisata secara bersama merupakan salah satu kegiatan yang dapat mewadahi interaksi sosial antara anggota keluarga.
Dikutip dari laman Nu Online, Minggu (15/6/2025), bahkan, kelompok yang kurang beruntung, seperti keluarga berpenghasilan rendah, penyandang disabilitas, dan pengasuh mereka, juga terbukti mendapat manfaat dari pariwisata (Patrick dan Wang, 2024, The Psychophysiological Effects of Travel: a Horizon 2050 Paper, Tourism Review, Emerald Publishing Limited: halaman 1-18).
Lebih lanjut, penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa anak-anak yang tinggal di pedesaan mendapatkan manfaat dari kegiatan berkunjung ke kota. Emosi positif dan kepuasan hidup, termasuk persahabatan, keluarga, sekolah, belajar, dan kepuasan lingkungan, meningkat pada anak-anak desa yang berwisata ke lingkungan baru, yaitu kota.
Sebaliknya, apabila wisata alam dilakukan di tempat-tempat yang memungkinkan petualangan seperti pegunungan atau pedesaan maka akan meningkatkan ketangguhan. Liburan petualangan menyediakan waktu yang berharga untuk ikatan keluarga, memfasilitasi kohesi dan komunikasi keluarga, dan menciptakan kenangan abadi.
Para peneliti juga menemukan bahwa perjalanan berkontribusi pada pertumbuhan pribadi anak-anak dan meningkatkan keterampilan hidup, ketahanan, dan keterampilan memecahkan masalah mereka. Hal itu dapat dicapai juga dengan meningkatnya kesehatan fisik anak-anak dan kesehatan pola hidupnya (Pomfret dan Varley, 2019, Families at Leisure Outdoors: Well-being through Adventure, Leisure Studies, Vol. 38, No. 4: halaman 494-508).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!