Mana yang Harus di Dahulukan Kurban atau Aqiqah ?
VISI.NEWS | BANDUNG - Aqiqah dan kurban ada persamaan, yakni sama-sama termasuk ibadah sunah dalam Islam, namun memiliki perbedaan dalam waktu pelaksanaan dan makna. Menurut mazhab Syafii keduanya adalah ibadah sunah selama tidak bernazar. Perbedaan utama terletak pada waktu pelaksanaannya, di mana kurban dilakukan saat Hari Raya Idul Adha, sedangkan aqiqah biasanya dilaksanakan setelah kelahiran anak.
Makna Kurban dalam Islam
Sebagai wujud ketaatan dan upaya meraih pahala, umat Islam melaksanakan ibadah kurban secara berjamaah pada Hari Raya Idul Adha, yang jatuh pada 10 Dzulhijjah.
Meskipun hukumnya sunnah, ibadah kurban sangat dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah ini dilakukan dengan menyembelih hewan ternak sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dari Allah SWT serta sebagai bentuk ketaatan seorang hamba kepada Sang Pencipta.
Mana yang harus di dahulukan Kurban atau Akikah?
Para ulama memberi kelonggaran pada pelaksanaan aqiqah oleh orang tua hingga si bayi tumbuh sampai dengan baligh. Meski begitu lebih baik jika dilaksanakannya tujuh hari setelah kelahiran si bayi.
Setelah baligh, anjuran aqiqah tidak lagi dibebankan kepada orang tua melainkan diserahkan kepada sang anak untuk melaksanakan sendiri atau meninggalkannya.
Dalam hal ini tentunya melaksanakan aqiqah sendiri lebih baik daripada tidak melaksanakanya. Lantas manakah yang didahulukan antara kurban dan aqiqah? Jawabannya adalah tergantung momentum serta situasi dan kondisi. Apabila mendekati hari raya Idul Adha seperti sekarang ini, maka mendahulukan kurban adalah lebih baik daripada malaksanakan aqiqah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!