Mahfud MD Digadang-gadang Bisa Jadi Cawapres Anies, Demokrat Belum Bisa Terima

ED
Minggu, 16 April 2023 | 14:19 WIB
Bagikan
Mahfud MD Digadang-gadang Bisa Jadi Cawapres Anies, Demokrat Belum Bisa Terima

VISI.NEWS | JAKARTA - Partai Demokrat belum me­lihat ada peluang bagi Mahfud MD menjadi cawapres Anies. Meski tokoh itu punya akar dan basis kuat di Nahdlatul Ulama (NU), kelompok pe­milih yang kabarnya selalu menjadi penentu kemenangan Pilpres.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra melihat, Mahfud, seperti dilansir dari suara merdeka, justru berpeluang menjadi cawapres di koalisi partai-partai di Pemerintah. Mengingat ke­dekatan Mahfud dengan par­tai penguasa. “Pak Mahfud ini dekatnya dengan siapa? Jangan-jangan Pak Mahfud juga lagi ngincer di koalisi besar atau dia dengan PDI Perjuangan. Kan kita nggak tahu nih,” kata Herzaky kepada wartawan di Kantor DPP Partai Demokrat.

Dia menegaskan, KPP telah memiliki kriteria cawapres, salah satu yang paling utama ialah figur yang memiliki se­mangat perubahan. Soal sos­ok? Ini jadi kewenangan Anies yang akan dibahas bersama dengan tim kecil. “Ini sudah ranahnya bacapres, Anies Baswedan,” tandas Herzaky.

Terpisah, pengamat Sosial Politik, Frans Immanuel Saragih menilai, Mahfud MD merupakan sosok yang su­dah sangat dikenal luas di Indonesia. Seorang akademisi, politisi, anggota DPR, mantan Ketua MK, dan saat ini menja­bat Menkopolhukam. “Mahfud bisa mewakili perubahan, sekaligus juga keberlanjutan,” kata dia dalam keterangannya, kemarin.

Sementara dengan Anies, Frans menyebut punya kemiripan dengan Mahfud MD. Yakni sesama akademisi, politisi, juga mantan menteri. Mahfud juga membantu perolehan suara di Jawa Timur, Madura, dan seba­gian Jawa Tengah yang berbasis NU. “Beliau bisa diterima di semua kalangan,” sambungnya.

Dikatakan, dengan mun­culnya nama Mahfud, maka Anies semakin banyak memi­liki alternatif selain AHY dan Khofifah. “Semuanya punya kelebihan. Anies harus jeli memilih mana yang paling besar peluang menangnya,” saran Frans.

Jubir Anies Baswedan, Hendri Satrio mengatakan, usulan Mahfud sebagai cawapres tak terlepas dari elektabilitas dan popularitas Menko Polhukam yang tengah meninggi. Selain itu, keuntungan menggandeng Mahfud karena memiliki mas­sa di NU dan Muhammadiyah, maupun ormas Islam lainnya. “Wajar kalau ada yang men­dorong beliau. Mahfud juga merupakan tokoh perubahan yang berada di dalam pemerintahan,” kata Hensat, dalam pesannya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.