Mahasiswa Unpam Berikan Pelatihan Usaha untuk Ibu-Ibu di Desa Suradita

ED
Rabu, 1 Desember 2021 | 19:02 WIB
Bagikan
Mahasiswa Unpam Berikan Pelatihan Usaha untuk Ibu-Ibu di Desa Suradita
VISI.NEWS | TANGERANG - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) dengan tema “Sambel Bawang Guna Meningkatkan Perekonomian IbuIbu Kertadita Melalui Pemasaran E-Commerce”. Kegiatan yang diselenggarakan di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu lalu ini diikuti oleh 15 ibu-ibu. Ketua pelaksana kegiatan ini Rendi Guntoro, didampingi anggota kelompok lainnya antara lain Fajar Darmawan Prastyo, Sivi Azizah dan Siti Afifah Rizki Utami, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dibawah bimbingan langsung dosen Program Sarjana Prodi Akuntansi, Anis Syamsu Rizal S.Pd.I., M.Pd. "Pilihan usaha yang ditawarkan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas Senja Kertadita ini, antara lain variasi sambal bawang siap saji dari berbagai daerah. Usaha ini selain bahan baku yang mudah dicari dan ditemui, pastinya akan menarik minat pembeli terutama masyarakat di perkotaan yang ingin makanan praktis, karena tidak perlu mengulek lagi," ungkapnya. Produk sambal bawang siap saji, katanya bisa menjadi usaba alternatif dan salah satu potensi usaha yang bisa dikembangkan para ibu rumah tangga. "Pelatihan tersebut termasuk pembuatan kemasan dan sistem pemasarannya agar menarik minat pembeli," ujar Rendi. Untuk pemasarannya, lanjut Rendi, karena sekarang eranya digital maka dilakukan secara online. "Kami memperkenalkan pemasaran e-commerce cukup efektif dan efisien di masa pandemi, dimana gerak manusia dibatasi. sehingga penjualan secara online bisa menjadi solusi untuk menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat," u jarnya. Dengan memanfaatkan pemasaran e-commerce, kata Rendi, tan-tan mahasiswanya mengajarkan untuk tidak membuat produk dalam jumlah banyak, karena membutuhkan modal besar. "Produk lebih baik dibuat setiap hari, sehingga barang sampai ke konsumen masih dalam keadaan fresh," tandasnya. Setelah pelatihan selesai, ungkapnya, mahasiswa juga mendorong agar para ibu ikut tergabung dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sehingga ilmu dari Kegiatan PMKM di Desa Suradita yang diberikan dapat diterapkan secara benar dan maksimal. @mpa/r

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.