Longsor Cisarua: Warga Direlokasi, Negara Hadir di Tengah Duka

ED
Senin, 26 Januari 2026 | 05:56 WIB
Bagikan
Longsor Cisarua: Warga Direlokasi, Negara Hadir di Tengah Duka

VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan akan merelokasi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Keputusan tersebut diambil setelah Dedi meninjau langsung lokasi bencana dan menilai kawasan tersebut tidak lagi aman untuk dihuni.

Dari hasil pantauannya, Dedi Mulyadi menyoroti kondisi lingkungan sekitar yang didominasi tanaman sayuran di wilayah perbukitan. Menurutnya, pola tanam tersebut sangat rentan memicu longsor, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga membahayakan keselamatan warga yang tinggal di sekitarnya.

Daerah di sini dihutankan saja. Warga di sini direlokasi karena potensi longsor tinggi,” ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM saat berada di lokasi longsor. Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Sebagai langkah awal, Pemprov Jawa Barat meminta para penyintas untuk mengontrak rumah sementara selama dua bulan. Pemerintah menyiapkan bantuan sebesar Rp10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah sekaligus menopang kebutuhan hidup sehari-hari selama masa darurat.

Selain itu, Pemprov Jabar juga memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. Setiap kepala keluarga korban longsor akan menerima bantuan duka sebesar Rp25 juta sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian pemerintah.

Saat ini, lanjut KDM, fokus utama pemerintah adalah pencarian korban yang masih tertimbun longsor serta pemulihan lingkungan di lokasi bencana. Proses pencarian dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, dan para relawan.

Di tengah suasana duka tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut meninjau langsung lokasi longsor pada Minggu (25/1/2026). Di hadapan para penyintas, Gibran menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan negara hadir dalam penanganan bencana ini.

“Saya mohon maaf, tim sudah terjun ke lapangan. Kita doakan tim yang di lapangan dapat bekerja dengan baik,” ujar Gibran. Ia menekankan agar seluruh unsur Forkopimda dan aparat terkait melakukan pendampingan intensif dan tidak meninggalkan warga sendirian.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.