Legislator PKS Tekankan Peran Dubes untuk Ekonomi Rakyat
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 17 Juli 2025 | 14:45 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazat, menegaskan para duta besar Indonesia yang baru harus membawa misi ekonomi berbasis desa dan menjamin perlindungan WNI di negara rawan konflik.
Dalam diskusi publik 'Dubes Baru Harapan Baru, Upaya Maksimalkan Diplomasi RI' di DPR, Kamis (17/7/2025), Syahrul meminta para dubes tidak hanya menjalankan tugas diplomatik formal, tetapi juga mendorong ekspor komoditas desa.
“Saya menitipkan perhatian khusus pada diplomasi perdagangan, terutama untuk komoditas hasil pertanian dan perkebunan rakyat. Dulu kita dijajah karena rempah-rempah. Hari ini, kekayaan itu harus jadi alat negosiasi global,” ujar legislator asal Riau itu.
Syahrul juga menyoroti fluktuasi kebijakan luar negeri negara besar seperti AS, menegaskan Indonesia tidak boleh bergantung pada satu negara. Ia mendukung pembentukan batalyon ketahanan pangan oleh Kemhan sebagai strategi mengurangi ketergantungan impor.
Terkait Lebanon, ia mengkritisi penarikan diplomat Indonesia yang dinilai berisiko bagi keselamatan WNI.
“Dubes dan diplomat harus diuji bukan hanya dari sisi profesional, tapi juga ketahanan mental. Kalau tidak kuat berada di zona konflik, bagaimana mereka bisa lindungi WNI di sana?” tegasnya. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!