Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Laporan Tidak Sama, Wabup Garut Cek Beberapa Bangunan Sekolah

ED
Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:17 WIB
Bagikan
Laporan Tidak Sama, Wabup Garut Cek Beberapa Bangunan Sekolah

VISI.NEWS | KAB. GARUT - Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman melakukan monitoring bangunan sekolah tepatnya di SDN Mekarwangi 1 dan SDN Mekarwangi 2 yang berlokasi di Desa Mekarwangi, Kecamatan Tarogongkaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (18/10/2022).

Wabup Garut menyampaikan, monitoring ini dalam rangka verifikasi lapangan di mana berdasarkan informasi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Garut bahwa 900-1.000 kelas pada bangunan sekolah di Kabupaten Garut harus dilakukan rehabilitasi berat.

“Bahkan mungkin harus dibangun dari 0 dan saya harus melakukan verifikasi di lapangan kondisi yang sesungguhnya seperti apa, apakah sebanyak itu,” tuturnya.

Meskipun begitu, imbuh Helmi, terdapat perbedaan dengan informasi dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang menyebutkan bahwa tidak lebih dari 50 kelas yang harus dilakukan rehabilitasi.

“Sedangkan informasi dari pendataan yang dilakukan Dinas Pendidikan dengan Bappeda itu 900 sampai 1.000 kelas, ini ada perbedaan yang mencolok yang diajukan melalui Dapodik itu sangat kecil, dan yang langsung diajukan kepada dinas sangat besar,” lanjutnya.

Maka dari itu, Wabup Garut mengungkapkan bahwa dirinya telah menugaskan tim yang dibentuk dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Permukiman, serta Inspektorat Daerah untuk melakukan verifikasi terkait data tersebut.

“Jadi kalau yang sudah tidak layak dari struktur dari atap itu sudah harus dibongkar ruang kelas baru lagi itu, karena kan banyak juga yang strukturnya sudah rusak, maksudnya sudah rusak itu tanahnya sudah bergerak, amblas itu kan strukturnya harus dibangun dari nol gak bisa lagi hanya atapnya saja,” tandasnya.

Selain itu juga, sebelumnya Wakil Bupati Garut juga mengecek beberapa sekolah lain di antaranya SDN Sukasenang 2 di Kecamatan Bayongbong, SDN Cipicung 3 dan SDN Bagendit 2 di Kecamatan Banyuresmi. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.