IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Kronologi Peristiwa Kekerasan di Desa Ciapus Bandung yang Tewaskan Ayah Tiri

Desi Rossilawati
Kamis, 8 Mei 2025 | 12:13 WIB
Bagikan
Kronologi Peristiwa Kekerasan di Desa Ciapus Bandung yang Tewaskan Ayah Tiri

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Aksi brutal yang dilakukan RT alias Jambul (38), yang menganiaya ayah tirinya sendiri, ES (64) di Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung pada Senin (5/5/202) lalu.

Kapolresta Bandung, Kombes Aldi Subartono, menjelaskan bahwa aksi kekerasan bermula dari percekcokan kecil. Korban yang merupakan ayah tiri Jambul, enggan meminjamkan sepeda motor kepada pelaku, hingga memicu amarah Jambul.

"Korban tidak memberi (pinjam), terjadi percekcokan sehingga pelaku menganiaya korban, bapak tiri inisial ES di bagian belakang menggunakan balok beberapa kali dipukul, kemudian korban terjatuh," ujar Aldi dikutip dalam keterangannya, Kamis (8/5/2025).

Tak hanya menganiaya ayah tirinya saja. Jambul yang saat itu terpengaruh minuman keras juga menganiaya ibunya.

"Setelah itu juga pelaku sempat menganiaya ibunya. Di sini korbannya ada dua, bapak tiri meninggal dunia, dan ibunya luka dorongan dan ada bekas gigitan," kata Aldi.

Aksi sadis yang dilakukan Jambul membuat warga bertindak saat itu. Warga langsung mengamankan Jambul.

"Kami langsung pergi ke TKP dan olah TKP, membawa korban ke rumah sakit, melakukan autopsi kepada korban serta memeriksa saksi-saksi," jelasnya. Aldi mengungkapkan Jambul merupakan seorang residivis dan kerap melakukan tindak pidana. Sehingga hal tersebut yang membuat orang tuanya enggan untuk memberi pinjam motor. "Jadi menurut korban ibu ini menjelaskan bahwa memang almarhum tidak memberikan karena khawatir motornya akan digelapkan atau digadaikan. Sehingga almarhum tidak memberikan sepeda motor yang akan dipinjam oleh pelaku," kata Aldi.

Sementara itu, Jambul hanya bisa meratapi aksi brutal yang sudah dia lakukan. Dia merasa menyesal dan berdalih melakukan perbuatan keji tersebut karena terpengaruh minuman keras.

"Tadinya nggak niat mukul, cuma mungkin kelepasan. Mukul pakai kayu," ujar Jambul kepada awak media dalam konferensi pers di Mapolresta Bandung, Soreang, Rabu (7/5/2025). "Iya mabuk intisari hijau, beli di Pameungpeuk," katanya menambahkan.

Ia menambahkan setelah melakukan aksinya langsung diamankan warga dan menjadi amukan warga. Saat ini dirinya harus mendekam di balik jeruji besi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.