Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

KPK Tegaskan Penegakan Hukum Harus Beri Efek Jera, Tolak Amnesti untuk Noel

Desi Rossilawati
Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:02 WIB
Bagikan
KPK Tegaskan Penegakan Hukum Harus Beri Efek Jera, Tolak Amnesti untuk Noel
VISI.NEWS | JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi harus memberikan efek jera bagi pelakunya sekaligus menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menanggapi permintaan amnesti yang dilontarkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, atau Noel. Budi menekankan, komitmen pemberantasan korupsi bukan hanya soal penindakan, tetapi juga pencegahan agar tidak ada lagi celah praktik korupsi, khususnya di sektor ketenagakerjaan. Sebelumnya, Noel yang resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemerasan dan gratifikasi di Kementerian Ketenagakerjaan sempat meminta amnesti kepada Presiden Prabowo saat digelandang ke Rutan KPK, Jumat (22/8/2025). Namun, pihak Istana melalui Kepala PCO Hasan Nasbi menegaskan bahwa Presiden tidak akan membela pejabat yang terbukti melakukan korupsi. Dari hasil penyidikan awal, Noel diduga menerima uang pemerasan sebesar Rp 3 miliar pada Desember 2024 serta satu unit motor Ducati. Praktik pemerasan itu diduga telah berlangsung sejak 2019, melibatkan sepuluh tersangka lain, termasuk otak kejahatan, Irvian Bobby Mahendro, pejabat Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 periode 2022–2025. KPK mengungkap, modus pemerasan dilakukan dengan memaksa pihak yang mengurus sertifikat K3 membayar hingga Rp 6 juta, jauh di atas tarif resmi Rp 275 ribu. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.