Kospi Anjlok 8,8 Persen, Saham Chip Tertekan
Ilustrasi./visi.news/pasardana.id.
Analis Hana Securities, Kim Doo un, memperingatkan adanya risiko tekanan yang lebih luas apabila sejumlah faktor negatif terjadi secara bersamaan.
"Ketidakstabilan mata uang, penyesuaian suku bunga, dan aksi ambil untung di sektor semikonduktor terjadi secara bersamaan," kata Kim dalam keterangannya dikutip, Senin (8/6/2026).
Sebagai respons, pemerintah Korea Selatan mengumumkan sejumlah langkah untuk mendukung stabilitas won. Otoritas berjanji mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas perdagangan spekulatif yang dinilai berpotensi memperburuk pelemahan mata uang.
Situasi ini menunjukkan bahwa setelah menikmati reli kuat dengan kenaikan sekitar 77 persen sejak awal tahun, pasar Korea Selatan kini memasuki fase penyesuaian. Fokus investor ke depan akan tertuju pada kemampuan pemerintah menjaga stabilitas pasar serta perkembangan ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!