AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026

Kospi Anjlok 8,8 Persen, Saham Chip Tertekan

Desi Rossilawati
Senin, 8 Juni 2026 | 09:54 WIB
Bagikan
Kospi Anjlok 8,8 Persen, Saham Chip Tertekan

Ilustrasi./visi.news/pasardana.id.

Analis Hana Securities, Kim Doo un, memperingatkan adanya risiko tekanan yang lebih luas apabila sejumlah faktor negatif terjadi secara bersamaan.

"Ketidakstabilan mata uang, penyesuaian suku bunga, dan aksi ambil untung di sektor semikonduktor terjadi secara bersamaan," kata Kim dalam keterangannya dikutip, Senin (8/6/2026).

Sebagai respons, pemerintah Korea Selatan mengumumkan sejumlah langkah untuk mendukung stabilitas won. Otoritas berjanji mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas perdagangan spekulatif yang dinilai berpotensi memperburuk pelemahan mata uang.

Situasi ini menunjukkan bahwa setelah menikmati reli kuat dengan kenaikan sekitar 77 persen sejak awal tahun, pasar Korea Selatan kini memasuki fase penyesuaian. Fokus investor ke depan akan tertuju pada kemampuan pemerintah menjaga stabilitas pasar serta perkembangan ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.