Korsleting Diduga Jadi Pemicu Gudang Besi Terbakar Hebat di Soetta Bandung

ED
Selasa, 9 Desember 2025 | 13:02 WIB
Bagikan
Korsleting Diduga Jadi Pemicu Gudang Besi Terbakar Hebat di Soetta Bandung

VISI.NEWS | BANDUNG - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang besi tua di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Senin (8/12/2025) malam. Insiden ini membuat warga sekitar panik karena asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dan dapat dilihat dari berbagai titik keramaian di kota.

Peristiwa itu terjadi cepat, membuat banyak warga berhamburan keluar rumah untuk melihat situasi. Berdasarkan informasi awal di lokasi, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Gangguan kelistrikan disebut-sebut sempat terjadi di gudang tersebut beberapa jam sebelum api muncul.

Ute (40), warga sekitar, mengungkapkan bahwa pemilik gudang sempat memanggil petugas PLN karena masalah listrik pada sore harinya.

“Udah magrib perkiraan mah (awal muncul api) tapi masih kecil. Gede-gedenya pas jam setengah 9. Terus langsung laporan,” ujarnya.

Ketika ia keluar rumah, kobaran api sudah membesar di area belakang gudang.

“Pas udah besar ya saya lihat karena kan udah ramai juga. Besarnya di area belakang,” katanya.

Tak hanya warga sekitar, asap tebal juga menarik perhatian pengguna jalan. Seorang bocah bernama Fadil yang sedang bermain sepeda di kawasan Bunderan Cibeureum mengira asap tersebut berasal dari wilayah Cijerah. Ia pun mendekat karena penasaran.

“Aku lagi main sepeda dari daerah bunderan Pal 3, terus ada asap tebal. Kirain dari daerah Cijerah. Ternyata bener dari sini. Terus aku sama temen nyamperin ke sini,” ucapnya.

Fadil tiba di lokasi sekitar pukul 20.30 WIB dan melihat petugas pemadam kebakaran sudah berada di tempat kejadian, meski kerumunan warga belum terlalu padat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB/DPMKP) Kota Bandung bergerak cepat menanggapi laporan warga. Kabid Pemadaman dan Penyelamatan DPMKP Kota Bandung, Leon, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 20.45 WIB dan tiba di lokasi hanya delapan menit kemudian.

“Kondisi sudah aman terkendali karena kami lakukan penyekatan terlebih dahulu agar tidak merembet ke rumah warga,” ujar Leon.

Upaya penyekatan dilakukan mengingat lokasi gudang berdempetan dengan permukiman, sehingga risiko penyebaran api cukup tinggi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. @kanaya

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.