Korban Tewas Gempa Turki Lampaui 12.000, Kakek 80 dan Anak 3 Tahun Ditemukan Selamat
Setelah dua gempa bumi besar yang mengguncang Turki, permukaan laut naik di jalan pesisir di lingkungan Çay di distrik Iskenderun Hatay dan meluap ke area dekat Mete Aslan Boulevard.
Orang-orang yang mengunjungi jalan-jalan setelah gempa terkejut karena air laut telah membanjiri jalan-jalan, sementara laut tidak surut meskipun sudah dua hari sejak gempa.
Kegubernuran Distrik Iskenderun juga mengimbau masyarakat di kawasan itu untuk tidak memasuki rumah yang rusak karena potensi bahaya luapan air laut di kawasan pesisir. Warga berusaha untuk tetap berada di taman dan menutup pasar lingkungan setelah bencana.
Sementara itu, operasi penyelamatan terus berlanjut di 10 provinsi, dengan berita menghibur datang dari provinsi yang paling terpukul Hatay dan Kahramanmaraş, di mana seorang warga berusia 80 tahun bernama Abdurrahman dan Arif Kaan berusia 3 tahun diselamatkan dari puing-puing, antara lain.
Dua gempa kuat pada hari Senin mengguncang bagian tenggara negara itu. Gempa juga melanda beberapa negara tetangga di kawasan, termasuk Suriah dan Lebanon. Suriah, yang telah terhuyung-huyung akibat perang saudara selama satu dekade, telah terpukul sangat parah dengan lebih dari 2.500 kematian dan ribuan luka-luka.
Turki mengumumkan penutupan sekolah hingga 13 Februari di seluruh negeri dan menyatakan satu minggu berkabung. Presiden Recep Tayyip Erdoğan Selasa juga mengumumkan bahwa keadaan darurat tiga bulan telah diumumkan di 10 provinsi yang paling parah dilanda gempa. @fen/reuters/agency/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!